Masyarakat di Afrika memakai burung untuk mengetahui lokasi sarang lebah dan madu. Komunitas itu punya pawang untuk memanggil burung demi mengumpulkan madu. Itu merupakan relasi simbiosis mutualisme karena manusia mendapat madu dan burung memperoleh lilin sebagai makanannya.

Burung penuntun itu punya panggilan khusus untuk menarik perhatian manusia lalu terbang menunjukkan sarang lebah berisi madu. Manusia diperlukan burung untuk menangkal sengatan lebah serta membuka sarang madu dan lilin.

Mereka membimbing orang ke sarang lebah yang berisi madu , yang orang memiliki waktu sulit menemukan sendiri dan burung-burung tidak dapat mengakses tanpa menyengat sampai mati .

Burung membimbing orang ke sarang lebah  berisi madu yang sulit ditemukan karena berada di tempat tersembunyi.

Claire

Claire  Spotttiswoode.

” Interaksi fauna liar dan manusia lewat seleksi alam ratusan tahun atau ribuan tahun lalu, ” kata Dr Claire Spottiswoode ( University of Cambridge dan University of Cape Town ), ahli ekologi perilaku burung di Afrika, dalam artikel di Science Today, Jumat ( 22/7). Periset mendalami itu di komunitas Yao di Mozambik utara, sekitar Suaka Margasatwa Niassa.

Sumber : Kilas Iptek / Science Daily / ICH.