Sekelompok bayi badak yang berada di pusat penampungan di Sonpark, Afrika Selatan, menangis karena kecewa setelah susu yang diberikan untuk mereka habis. Dalam tayangan video yang diunggah di laman UPI menunjukkan tiga ekor bayi badak di Wild Africa Rhino Santuary tersebut rewel dan menangis keras dalam nada tinggi karena waktu makan mereka habis. Pemberian susu pun dihentikan oleh petugas pusat penampungan tersebut.

Sebuah trio badak bayi yatim mengeluarkan serangkaian bernada tinggi menangis setelah mereka kehabisan susu . Kelompok ini membiarkan pengasuh mereka di sebuah penampungan penyelamatan Afrika Selatan tahu bahwa mereka marah bahwa waktu makan telah berakhir . Mereka dibawa ke Afrika liar Rhino Sanctuary setelah ibu mereka dibunuh oleh pemburu . Screen capture / Bekerja Dengan Badak / YouTube

Tiga anak badak bayi yatim mengeluarkan serangkaian lenguah bernada tinggi menangis setelah mereka kehabisan susu . Kelompok pengasuh mereka di sebuah penampungan penyelamatan badak liar di Afrika Selatan tahu, bahwa mereka marah bahwa waktu makan telah berakhir . Mereka dibawa ke penampungan badak liar Afrika ( Rhino Sanctuary ) setelah ibu mereka dibunuh oleh pemburu . Screen capture / Bekerja Dengan Badak / YouTube.

Tiga bayi badak yang kulitnya masih berwarna putih tersebut terus berkeliling di seputar lubang-lubang pagar kandang tempat mereka biasa mendapatkan susu. Dari balik pagar tersebut terdengar seorang petugas mengatakan kepada bayi-bayi badak itu bahwa susunya sudah habis. Petugas kemudian menarik tas yang digunakan untuk memberi minum bayi-bayi badak tersebut.

Satu bayi badak mulai meninggalkan lubang di tepi pagar. Tetapi dua bayi badak lainnya kemudian menangis terus minta diberikan tambahan susu lagi.

Youtube by : Baby Rhinos Cry When Their Milk Runs Out!

UPI / LOK.