Banyak nyawa bisa diselamatkan jika dokter mempertimbangkan pemberian obat tekanan darah tinggi kepada pasien dengan risiko tinggi penyakit jantung meski tekanan darah mereka normal. Rekomendasi ini dikeluarkan sejumlah peneliti yang menganalisis 100 lebih uji coba skala besar yang melibatkan sekitar 600.000 orang pada 1966-2015. Hasilnya, pasien dengan risiko tinggi penyakit jantung, termasuk perokok dengan kolesterol tinggi dan kelompok usia di atas 65 tahun dengan diabetes, mendapat manfaat dari pemberian obat hipertensi sebagai pencegahan.

Professor Liam Smeeth.

Professor Liam Smeeth.

Hasil riset yang didanai National Institute for Health Research and Oxford Martin School, Inggris, itu dipublikasikan The Lancer, 23 Desember 2015. Hasil studi itu berbeda dengan panduan dari National Institute for Health and Care Excellence, Inggris, yang menyatakan, pasien perlu  mengonsumsi obat jika tekanan darah 140 mmHg.

Menurut guru besar epidemiologi klinis dari London School of  Hygiene and Tropica Medicine, Liam Smeeth,  hasil riset itu penting bagi yang berisiko tinggi. Namun, tidak semua orang menoleransi obat hipertensi pada kondisi normal.

Sumber : Kilas Iptek / BBC /ADH

Iklan