Masih soal cerita lama di akhir tahun 2015, dalam menyambut Natal, pasangan Kathy dan Mark Hyatt mengubah halaman rumah mereka di Plantation, Florida, Amerika Serikat, menjadi taman berhiaskan 200.000 lampu, dengan dekorasi berbentuk Santa Claus di atas kereta ditarik rusa kutub. Hiasan masih juga diperindah dengan permen, salju turun, malaikat, hingga kincir yang berputar. Semua dibuat demi keindahan sambut Natal yang jatuh setiap tahun di saat Amerika Serikat sedang ditimpa musim dingin.

Tulisan di atas garasi mengundang ribuan pengunjung. ” Percayalah pada Keajaiban Natal “, katanya. Namun, kehebohan ini mengundang kekesalan tetangga.

Rebeca Piccardo di Twitter : " Kathy dan Mark Hyatt menghabiskan bulan berencana display liburan mereka luas lebih dari 200.000 lampu .

Kathy dan Mark Hyatt menghabiskan uang bulanan demi taman impian bertema Natal dan Santa Klaus. Hiasan pohon Natal di halaman rumah yang  luas diterangi   lebih dari 200.000 lampu .

Keramaian sambut Natal di halaman luas milik membuat tetangga protes.

Hiasan sambut Natal di halaman luas milik Kathy  dan Mark (  insert ) membuat Rafaet Imbert,  salah satu tetangga protes. Alasannya, hiasan dekorasi Natal mengganggu lingkungan karena banyaknya pengunjung yang akan datang.

” Ini seperti zona perang, ” kata Rafael Imbert ( 65 ). Imbert mendirikan pagar dari plastik untuk mencegah pengunjung dekorasi Natal keluarga Hyatt, menyeberang ke halamannya. Kota Plantation pun mengajukan tuntutan hukum dengan alasan dekorasi itu mengganggu lingkungan.

Tetapi, keluarga Hyatt tak gentar. ” Mereka meyakini ini sebagai niat baik dan mempererat ikatan warga, ” kata James Helf, pengacara keluarga Hyatt.

Reuters / WAS.

Iklan