Studi di Amerika Serikat menunjukkan, banyak pasien lanjut usia dengan penurunan kemampuan kognitif ringan mendapat perbaikan fungsi otak setelah ikut program kebugaran otak. Riset melibatkan 127 orang berusia rata-rata 71 tahun selama 12 minggu, mencakup latihan meditasi, terapi perilaku kognitif, edukasi diet Mediterania, olahraga, pengurangan stres, dan kebiasaan tidur cukup. Di akhir program, 84 persen peserta mendapat perbaikan signifikan fungsi kognitif, seperti ditulis peneliti pada Journal of Presentation of Alzheimer’s Disease.

Dr Majid Fotuhi , seorang ahli saraf dan penulis " Meningkatkan Otak Anda , " bergabung TODAY untuk mengungkapkan beberapa teknik yang dapat digunakan untuk menjaga memori Anda tajam baik ke usia tua .

Dr Majid Fotuhi , seorang ahli saraf dan penulis buku ” Meningkatkan Otak Anda , ”   dalam perbincangan seputar kebugaran otak bersama para ahli syaraf dan psikolog. Dr Majid Fotuhi  mengungkapkan beberapa teknik yang dapat digunakan lansia untuk menjaga memori otak tetap tajam saat masuk ke usia tua .

Dari sampel acak 17 pasien yang menjalani pencitraan resonansi magnetik ( MRI ) di awal dan akhir program, 12 orang tak mengalami athropia ( pertumbuhan terhenti ), atau malah mengalami pertumbuhan, pada volume hippocampus, bagian otak terkait daya ingat. ” Anda bisa pilih gaya hidup pendorong athropia otak dan demensia atau percepat vitalitas otak, ” ucap Majid Fotuhi, pemimpin studi, di McLean, Virginia, Jumat ( 19/2 ).

Sumber Kilas Iptek / Reuters / JOG.

Iklan