Seekor kura-kura raksasa yang dianggap sebagai lambang perjuangan kemerdekaan Vietnam telah mati. Media pemerintah memberitakan, kematian itu menimbulkan dukacita meluas dan kekhawatiran sebagai pertanda buruk bagi serah terima kepemimpinan Partai Komunis negara itu. Kura-kura yang memegang peran mitologi penting di Vietnam ini sangat jarang muncul dan kemunculannya dianggap pertanda baik.

Para ahli mengatakan, kura-kura itu adalah satu dari empat kura-kura cangkang lunak raksasa Yangtze yang diketahui ada. Dua kura-kura ada di kebun binatang Tiongkok dan satu lainnya hidup di sebuah danau lain di Hanoi. Kura-kura itu ditemukan mati di Danau Hoan Kiem di Hanoi, Selasa ( 10/1 ).

Rakyat Vietnam Tengah Berkabung, Karena Kura-kura ini Mati karena usia tua dan mulai sakit-sakitan setahun terakhir ini.

Rakyat Vietnam tengah berkabung saat ini. Kura-kura raksasa yang diberi nama Hoan Kiem nama danau tempat kura-kura ini tinggal,  mati karena usia tua dan mulai sakit-sakitan setahun terakhir ini.

Kura-kura Hoan Kiem merupakan simbol dari kemerdekaan rakyat Vietnam, dan ceritanya tentangnya, didengarkan oleh semua anak-anak sekolah di Vietnam.

Kura-kura Hoan Kiem merupakan simbol dari kemerdekaan rakyat Vietnam. Cerita tentangnya, didengarkan oleh semua anak-anak sekolah di Vietnam. Semasa hidupnya Hoan Kiem menjadi pusat perhatian warga Vietnam yang sering berkunjung ke tempat tinggalnya di Danau Hoan Kiem di Hanoi.

Reptil berbobot 200 kilogram itu diperkirakan berusia 80-100 tahun. Matinya kura-kura ini diratapi pengguna media sosial Vietnam.

Banyak yang memperingatkan itu pertanda buruk untuk pergantian pimpinan Partai Komunis yang mulai berkongres Kamis ini. Kura-kura Hoan Kiem itu dianggap sebagai penjaga pedang ajaib Le Loi, pemimpin pemberontak abad ke-15 yang mengalahkan para penyerbu dari Tiongkok.

AFP / DI / Foto by AFP.

Iklan