Metode baru rekayasa genetika yang dikenal sebagai gene drive, memberikan peluang baru mengatasi malaria. Metode gene drive pertama kali digagas ahli genetika Austin Burt dari Inperial College London pada 2003. Namun, lebih dari satu dekade gagasan itu berhenti ditahap teori. Hingga baru-baru ini ditemukan alat pemotong molekul disebut CRISP-Cas9.

Tim peneliti dari sejumlah universitas terkemuda di Eropa membelah dan menyusun ulang molekul DNA nyamuk betina Anopheles gambiae sehingga mandul. Sifat mandul bisa diwariskan. Anopheles gambiae jadi vektor utama pembawa parasit malaria di Afrika.

Anopheles Sp. Anopheles (nyamuk betina) merupakan salah satu anggota darifamily Culicidae. Terdapat 400 spesies nyamuk Anopheles. Namun,hanya 30-40 yang dapat menjadi vektor malaria. Secara alamiAnopheles gambiae paling terkenal akibat peranannya sebagaipenyebar parasit malaria (misalnya Plasmodium malariae).

Anopheles (nyamuk betina) merupakan salah satu anggota dari family Culicidae. Terdapat 400 spesies nyamuk Anopheles. Namun, hanya 30-40 yang dapat menjadi vektor malaria. Secara alami Anopheles gambiae paling terkenal akibat peranannya sebagai penyebar parasit malaria, Plasmodium malariae.

Dengan memodifikasi induk nyamuk Anopheles gambiae jadi mandul dan menyebarkannya, populasi nyamuk itu bisa turun drastis agar tak menularkan malaria. Hal itu dilaporkan di jurnal Nature Biotechnology edisi 7 Desember 2015.

Sumber Kilas Iptek : Nature / AIK.

Iklan