Politisi di Negara Bagian Goa,  India, bertikai mengenai status pohon kelapa di negara bagian yang populer di kalangan turis itu. Ini terjadi setelah para pejabat menetapkan bahwa pohon kelapa bukanlah pohon karena tidak mempunyai ranting sehingga tidak memenuhi kriteria  sebagai pohon. Majelis legislatif Goa pekan lalu mengklasifikasi ulang pohon kelapa sebagai sebuah palem.

parlemen india ribut soal phn kelapa.

Anggota Parlemen Goa India ribut soal pohon kelapa, jika tumbuh tinggi tertiup angin berbahaya bila roboh menimpa orang. Karena itu sebaiknya ditebang saja. Ilustrasi : Handining.

Sementara itu, inilah yang Goan kartunis Billy Joe Fernandes lakukan untuk mengekspresikan cemas atas masalah ini.

Perdebatan anggota parlemen soal pohon kelapa yang berbahaya jika tak ditebang, membuat kartunis Goa, Billy Joe Fernandes prihatin. Untuk itulah ia mengekspresikan kecemasan atas masalah ini dalam karikatur. Jika banyak pohon kelapa ditebang di Goa, membuat populasi pohon kelapa menurun.

Hal itu  dikatakan untuk mempermudah menebang pohon kelapa yang sangat berbahaya jika pokok batangnya sudah tinggi menjulang. Akan tetapi politisi oposisi bereaksi marah, menyebut tanaman itu akan kehilangan perlindungan dari penebangan yang meluas. Seorang politisi menyebut pemerintah negara bagian yang dipimpin oleh Partai Bharatiya Janata melakukan terorisme lingkungan hidup.

Pohon kelapa yang kerap disebut Pohon Kehidupan itu menyelimuti banyak bagian Goa. Pemerintah negara bagian itu menyatakan perlu menarik kelapa dari daftar pohon yang dilindungi. Alasannya, karena pohon kelapa sebagian telah menjadi berbahaya dan mengancam jiwa.

AFP / DI.

Iklan