Membakar daging memang harus dilakukan secara hati-hati, tidak boleh sembarangan. Jika keliru menuang minyak, bisa terjadi kebakaran. Laman Upi.com melaporkan, petugas kebakaran berdemonstrasi membakar daging kalkun di markas Korps Marinir Amerika Serikat di Miramar, California.

Demonstrasi membakar daging kalkun ini dimaksudkan untuk meningkatkan kewaspadaan prosedur memasak kalkun berkaitan dengan perayaan Thanksgiving. Selama demonstrasi yang digelar untuk pasukan Marinir AS tersebut, para pemadam kebakaran dari Departemen Kebakaran Miramar menaruh daging kalkun yang dibekukan di atas pemanggang, tetapi menggunakan jenis minyak yang salah. Selain menggunakan jenis minyak yang salah, cara memasak daging kalkun pun menggunakan suhu panas yang salah pula.

Demo memasak daging kalkun dengan jenis minyak dan suhu panas yang salah ukurannya. Ilustrasi Handining.

Demo memasak daging kalkun dengan jenis minyak dan suhu panas yang salah ukurannya. Ilustrasi Handining.

 jika ingin memasak kalkun dengan cara lain, seperti digoreng atau dibakar, Anda harus memanggang kalkun minimal setengah matang agar daging menjadi empuk dan bumbu pun meresap secara merata. Foto : (VIVAlife/Tasya Paramitha.

Jika ingin memasak kalkun dengan cara digoreng atau dibakar, Anda harus memanggang kalkun minimal setengah matang agar daging menjadi empuk dan bumbu pun meresap secara merata. Foto : VIVAlife/Tasya Paramitha.

Tujuan demonstrasi ini untuk menunjukkan, jika daging kalkun tidak dimasak dengan tepat, bisa berakibat fatal. Tapi apa yang terjadi jika suhu panas dan jenis minyak pun salah pun tetap digunakan dalam memasak daging kalkun ini ? Tentu saja akan didapatkan daging kalkun panggang yang tak enak dilidah saat dicecap.

Bukannya mendapatkan daging kalkun panggang yang enak, John Meyer sang instruktur memasak sempat bercanda, ” Jadi yang kalian lakukan itu semua salah, ” katanya. Kami ingin Anda melihat betapa buruknya yang terjadi maka sesuatu berjalan dengan tidak benar sehingga Anda semua bisa mencoba dan menghindari peristiwa buruk selama musim libur ini, ujar Meyer.

UPI / LOK.

Iklan