Seorang pria bernama Liu di Guangzhou, Provinsi Guangdong, Tiongkok, belum lama ini dihukum 4 bulan penjara dan denda 2.000 yuan atau Rp 4.3 juta karena terbukti meretas situs pusat informasi pendidikan Guangzhou. Vonis ini dijatuhkan oleh pengadilan di Distrik Yuexiu. Seperti dilaporkan globaltimes.cn, Minggu silam, Liu tercatat mendapatkan total 34.209 potongan informasi, yang meliputi nomor identitas, tanggal lahir, dan alamat rumah milik para siswa yang diterima di lembaga pendidikan di kota itu.

Liu ahli teknologi informasi, namun keahliannya itu digunakan untuk meretas situs pusat informasi pendidikan Guangzhou. Ilustrasi Handining.

Liu ahli teknologi informasi, namun keahliannya itu digunakan untuk meretas situs pusat informasi pendidikan Guangzhou. Akibatnya dia kena denda 2.000 yuan dan penjara 4 bulan. Ilustrasi Handining.

Dalam sidang pengadilan, Liu mengaku mengakses situs tersebut dan mendapatkan informasi yang bukan menjadi haknya karena merasa cemas apakah anak perempuannya berhasil mendapatkan kursi di  sebuah sekolah dasar di Guangzhou atau tidak.

Ayah yang satu ini mempunyai kemampuan meretas karena memang bekerja sebagai ahli teknologi informasi.” Saya tidak tahu bahwa tindakan tersebut merupakan kejahatan, ” ujarnya.

Global Times / ATO.

Iklan