Isu terorisme dan sejarah kelam peristiwa 11 September 2001 membuat Amerika Serikat kian waspada, bahkan mungkin paranoid. Saat petugas pemantau mesin pemindai menemukan sebuah bagasi berisi barang mencurigakan, aparat dari Badan Keamanan Transportasi ( TSA ) AS segera melakukan evakuasi. Peristiwa itu terjadi pada 22 September.

Dalam berita yang dipublikasikan oleh UPI.com, Jumat ( 2/10 ), petugas bandara Denver menemukan paket suvenir untuk tamu undangan pesta pernikahan yang bertuliskan TNT. Hadiah itu berbentuk botol kaca dengan penutup lilin dan dilengkapi tali seperti sumbu. Temuan itu sontak membuat bandara gempar.

Polisi menjinakkan dua TNT dalam kardus.

Tim penjinak bom Denver sedang mengamankan dua TNT dalam kardus.

Aparat membutuhkan waktu setidaknya 20 menit untuk mengevakuasi dan memeriksa paket itu. Tim penjinak bom pun didatangkan untuk menelitinya. Hasilnya, botol kaca berpenutup lilin dan bertali itu ternyata hanya paket suvenir untuk tamu pesta pernikahan yang berisi garam mandi.

Tak hanya itu, nama kedua mempelai ternyata sama-sama dimulai dengan huruf T sehingga pada paket itu terdapat inisial nama mereka, yakni TNT. Dalam akun Instagram-nya, TSA menyebutkan, sebaiknya para penumpang berhati-hati dengan apa yang mereka bawa saat bepergian karena apa yang tampak mencurigakan dalam citra pantauan sinar-X bisa memicu upaya pemeriksaan yang serius.

UPI / JOS.