Setelah menang lotre, seorang suami di Chongqing, Tiongkok, berupaya menceraikan istrinya. Dia kemudian dituntut istrinya karena memaksa menandatangani surat cerai sebelum si suami mencairkan hadiahnya. Laman Global Times memberitakan, pemenang lotre tersebut, Liu Xiang, dilaporkan mengklaim atau mencairkan hadiahnya sebesar lebih dari 5,7 juta yuan pada Februari lalu, hanya sehari setelah urusan perceraiannya selesai.

Istri Liu Xiang saat mengadukan kasusnya dan ditayangkan di sebuah stasiun televisi. Foto : China Daily.

Istri Liu Xiang, Yuan Li  sedang mengadukan kasusnya dan ditayangkan di sebuah stasiun televisi. Foto : China Daily.

Mantan istrinya, Yuan Li, tidak terima dan menuntutnya. Kepada pengadilan, Yuan Li menceritakan bahwa ia dipaksa bercerai pada 17 Februari. Liu Xiang menjanjikan, jika Yuan Li setuju untuk dicerai, Liu akan mengurus anak perempuan mereka dan membayar semua utang-utang mereka. Yuan Li akhirnya menandatangani surat cerai pada 25 Februari dan kemudian mengetahui bahwa Liu memenangi lotre tersebut keesokan hari dari seorang temannya.

Pengadilan lokal Chongqing akhirnya memutuskan bahwa Yuan Li berhak dapat bagian dari lotre tersebut. Besar uang yang diterima dari mantan suaminya sebesar 1,15 juta yuan dengan alasan tiket lotre dibeli sebelum pasangan tersebut bercerai resmi. Jadi, pepatah mengatakan, habis manis sepah dibuang, itulah yang terjadi pada nasib Yuan Li setelah diceraikan suaminya, hanya gara-gara Liu Xiang tak ingin rugi berbagi hadiah lotre dengannya.

Global Times / LOK.

Iklan