Dalam alur rantai makanan, manusia adalah superpredator yang menundukkan predator-predator ganas di dunia hewan. Studi Chris Darimont dari Universitas Victoria, Kanada, dan rekan yang dimuat di majalah Science menunjukkan hal itu. Data global perburuan manusia menunjukkan, manusia mengeksploitasi ikan dewasa 14 kali lebih banyak daripada binatang laut lainnya. Sementara di darat, manusia membunuh karnivora puncak, seperti beruang, serigala, dan singa, sembilan kali lebih banyak ketimbang kemampuan binatang tersebut.

Seekor beruang grizzly menjelajah dekat Sungai Koeye di SM ' s Central Coast di foto file ini . ( Chris Darimont / University of Victoria ) ...

Seekor beruang grizzly yang sedang kelaparan, menjelajah dekat Sungai Koeye   sedang mencari mangsa untuk diburu. ( Chris Darimont / University of Victoria ) .

( Chris Darimont / University of Victoria ) .

 Chris Darimont / University of Victoria.

Dengan peralatan yang digunakan, manusia mencari mangsanya dengan usaha minimal, tetapi hasilnya maksimal. Manusia bisa menangkap mamalia besar dengan peluru serta membunuh ikan dengan jaring. ” Peralatan canggih itu juga membuat manusia lebih aman saat berburu mangsa, ” kata Darimont kepada BBC, Kamis ( 20/8 ).

Penelitian juga menunjukkan manusia justru memburu binatang dewasa, bukan mangsa usia muda seperti dilakukan binatang. Tindakan itu membuat kepunahan binatang mangsa menjadi lebih cepat dan secara evolusi mengubah mangsa berukuran lebih kecil.

Sumber : Kilas Iptek / BBC / MZW.