Mesin penumbuk partikel terbesar di dunia, Large Hadron Collider alias LHC, hari Minggu ( 5/4 ) beroperasi kembali setelah dua tahun ditutup untuk peningkatan kapasitas. Mesin LHC mulai beroperasi pada 2012 untuk membuktikan ada partikel tuhan Higgs Boson.

Partikel tuhan diyakini sebagai partikel pencipta semesta alam. Mesin itu ditutup sementara sejak Februari 2013. Energi LHC dinaikkan dari delapan Teraelectronvolt (TeV ) jadi 13 TeV diperkirakan tercapai Juni nanti. Para ahli mesin LHC sukses mencoba dua sinar ( beam ) berisi miliaran proton untuk melakukan tumbukan sub-atomik.

Penumbuk Hadron Raksasa (Large Hadron Collider) adalah kompleks pemercepat partikel berenergi tinggi yang terbesar di dunia. Berfungsi untuk menabrakkan dua buah pancaran partikel proton dengan energi kinetis yang sangat besar.

Penumbuk Hadron Raksasa (Large Hadron Collider) adalah kompleks pemercepat partikel berenergi tinggi yang terbesar di dunia. Berfungsi untuk menabrakkan dua buah pancaran partikel proton dengan energi kinetis yang sangat besar.

Kecepatan sinar itu 99,9 persen kecepatan cahaya-sekitar 300.000 kilometer per detik dalam ruang hampa udara. Semua sistem itu akan dicoba beberapa hari ke depan sebelum energi sinar proton ditingkatkan. Pada program LHC lanjutan nanti, para periset akan menyentuh bidang ilmu fisika baru, mencakup antimateri dan materi gelap.

Alat itu untuk meneliti bagaimana alam semesta tercipta pada mulanya. LHC dibangun 200 meter di bawah permukaan tanah dan ada di dua negara, Swiss dan Perancis.

Sumber : Kilas Iptek / AFP / ISW.