Rakyat kembali terhenyak dengan kenaikan harga bahan bakar minyak minggu lalu. Dengan kenaikan harga BBM maka efek  domino akan berlaku bagi hukum ekonomi yaitu ikut naiknya kebutuhan pangan sehari-hari yang dipicu ikut naiknya ongkos transportasi. Demi  kesehatan anak tentu saja kita terus mengupayakan kebutuhan makan anak sehari-hari, sekalipun bahan pangan semakin mahal harganya.

Karena itulah ibu rumah tangga terpaksa memutar otak dalam mengatur menu makanan bergizi agar anak tak bosan dengan suguhan menu harian yang itu-itu saja. Untuk itulah merancang makanan sehat, murah bahan bakunya terus diupayakan ibu rumah tangga tanpa mengurangi nilai gizi makanan di dalamnya. Kita semua tahu bahwa bahan  makanan pokok sehari-hari adalah beras, padahal selain beras, bekatul juga bagus kandungan gizinya dan kaya nutrisi yang berguna bagi tubuh manusia.

Untuk kesehatan organ tubuh manusia, bekatul yang mengandung bioaktif pangan layak dikonsumsi. Bekatul  yang berasal dari hasil penggilingan padi mudah didapat di pasar. Jika sudah diolah menjadi bubuk bekatul  yang lembut, maka terkandung di dalamnya vitamin B komplek yang terdiri atas B1,B2,B3,B5,B6, dan  B15.

lapisan rice bran atau biasa dikenal dengan nama bekatul. Lapisan ini kaya akan kandungan protein, lemak, serat dan asam omega 3. Di luar negeri, bekatul banyak diolah sebagai tepung dan campuran roti, muffin, dan sereal untuk mereka yang membutuhkan asupan serat untuk diet.

Lapisan rice bran atau biasa dikenal dengan nama bekatul, kaya akan kandungan protein, lemak, serat dan asam omega 3. Bekatul banyak diolah sebagai tepung dan campuran roti, muffin, dan sereal untuk mereka yang membutuhkan asupan serat untuk diet.

Miturut Laras Kesehatan, bekatul  juga mengandung antioksidan  yang mampu menghambat terjadinya kencing manis, alzheimer, dan mencegah terjadinya penyakit jantung dan kanker. Antioksidan dalam bekatul  bertugas menangkal radikal bebas berupa oryzanol, tokoferol, dan asam ferulat. Lemak tidak jenuh bekatul juga mampu menurunkan kolesterol.

Bekatul selain harganya murah umumnya diperuntukkan sebagai pakan unggas. Selain harganya murah seperti halnya tempe dan tahu, ibu rumah tangga pun dapat mengolah bekatul menjadi makanan lezat dan bergizi. Dengan kata lain  makanan bergizi untuk si buah hati tidak harus mahal, bekatul juga bisa dibuat menjadi makanan ringan dengan menu sederhana layaknya masyarakat pedesaan yang sudah lama mengenal makanan berbahan bekatul.

Iklan