Zhu pria di Suzhou, Provinsi Jiangsu, Tiongkok, sebenarnya bertindak mulia. Ia menolong perempuan muda putus asa yang hendak bunuh diri, September 2014. Waktu itu, Zhu, penjual buah melihat perempuan ini jongkok di tepi jalan sambil menyayat pergelangan tangan dengan pisau.

Zhu segera merebut pisau itu dan mendesak si perempuan menghubungi keluarganya dengan ponsel. Seperti dilaporkan globaltimes.cn, sambil menangis, perempuan ini menuruti perintah Zhu. Perempuan yang tak diumumkan identitasnya itu mengeluarkan ponselnya. Niat baik Zhu segera berubah menjadi niat jahat.

Belum sempat menikmati barang jarahannya, ia ditangkap polisi.

Belum sempat menikmati hp barang jarahannya, Zhu ditangkap polisi.

Ia menenangkan si perempuan sambil meminta ponselnya dengan alasan hendak berbicara dengan orangtua si perempuan. Setelah ponsel ditangan, Zhu kabur memakai sepeda listrik.

Namun, polisi bisa melacaknya berkat sistem GPS di dalam ponsel itu. Pekan lalu hakim menghukum Zhu 3 bulan penjara dan denda 1.000 yuan alias Rp 2 juta.