Rabu Abu yang jatuh pada Rabu ( 18/2 ) silam tradisi Kristen merupakan awal puasa 40 hari yang akan diakhiri dengan Paskah. Saat Rabu Abu, umat pergi ke gereja dan pastor atau pendeta memberikan abu di dahi mereka. Tanda abu berbentuk salib ini dimaksudkan sebagai pengingat bahwa manusia berasal dari abu dan nantinya kembali menjadi abu.

Tanda salib dari abu diberikan kepada anak saat merayakan Rabu Abu. Rabu Abu adalah hari pertama Masa Prapaska, yang menandai bahwa kita memasuki masa tobat 40 hari sebelum Paska.

Tanda salib dari abu diberikan kepada anak pada dahinya saat umat merayakan Rabu Abu di Gereja Westminster, AS. Rabu Abu adalah hari pertama Masa Prapaska, yang menandai bahwa kita memasuki masa tobat 40 hari sebelum Paska.

Mungkin menyadari kesibukan umat sehingga banyak dari mereka tak sempat pergi ke gereja untuk menerima abu. Beberapa gereja di Amerika Serikat melakukan pemberian abu di pinggir jalan alias drive-thru. Upi.com melaporkan, di New Orleans, Negara Bagian Louisiana, Gereja Methodist Munholland United menggelar pemberian abu drive-thru di tempat parkir umum sejak pukul 07.00 hingga 13.00.

Pengemudi dan penumpang mobil yang hendak meninggalkan tempar parikir ditawari menerima abu. Jika bersedia, dahi mereka pun diberi abu. Di Negara Bagian Pennsylvania, Gereja Westminster Presbyterian juga menggelar pemberian abu secara drive-thru. Bahkan usatoday.com melaporkan, disediakan pula secangkir kopi.

UPI / ATO.