Tidur terlalu singkat berisiko mengalami obesitas, tekanan darah tinggi, dan penurunan produktivitas. Sebaliknya, terlalu lama tidur berisiko kena serangan jantung dan kematian dini. Karena itu, Yayasan Tidur Nasional ( NSF ) yang berpusat di Arlington, Virginia, Amerika Serikat, mengeluarkan rekomendasi baru tentang jumlah waktu tidur yang seharusnya dimiliki tiap orang per hari.

Bayi berusia 0-3 bulan sebaiknya tidur 14-17 jam sehari, bayi berumur 4-11 bulan seharusnya tidur 12-15 jam, dan anak usia 1-2 tahun harus tidur 11-14 jam. Selain itu, anak umur 3-5 tahun dianjurkan tidur 10-13 jam, anak usia 6-13 tahun disarankan tidur 9-11 jam, dan remaja usia 14-17 tahun dianjurkan tidur 8-10 jam. Adapun dewasa muda berumur 18-25 tahun dianjurkan tidur 7-9 jam, dan lansia berusia lebih dari 65 tahun diminta tidur 7-8 jam sehari.

Tidur terlalu singkat bahkan berlebihan mempunyai resiko kesehatan tersendiri bagi pelakunya.

Tidur terlalu singkat bahkan berlebihan mempunyai resiko kesehatan tersendiri bagi pelakunya.

” Rekomendasi ini bisa untuk mengatur jadwal tidur seseorang secara sehat, ” kata pimpinan eksekutif tertinggi NSF David Cloud, Selasa ( 3/2 ). Namun rekomendasi itu belum tentu cocok kepada semua orang, khususnya yang cenderung tidur lebih pendek atau lebih lama tanpa ada masalah kesehatan. Mereka yang waktu tidurnya jauh dari rentang yang dianjurkan, kemungkinan membatasi waktu tidur atau ada masalah kesehatan serius.

Sumber : Kilas Iptek / Livescience / MZW.