Spesies invasif mengancam sejumlah danau di Indonesia. Great Lakes alias danau-danau besar di belahan Benua Amerika Utara pun tak luput dari ancaman itu. Kerentanan Great Lakes disimulasikan para peneliti di McGill University, Amerika Serikat. Mereka memprediksi, 50 tahun mendatang, dari sisi keanekaragaman hayati, danau itu bakal didominasi spesies invansif.

Untuk menghindari atau minimal mengurangi dampaknya, mereka merekomendasikan sejumlah regulasi. Dua abad silam, sekitar 180 spesies non-endemis tercatat berada di Great Lakes dan sungai-sungai yang bermuara ke dalamnya. Sekitar 20 persen dari spesies itu, termasuk jenis udang pembunuh, dikatagorikan sebagai jenis yang membahayakan dari sisi ekologi dan perikanan.

That's an obvious one. Lake Michigan beach, north of New Buffalo.

  Matahari terbit di Danau Michigan, utara New Buffalo. Saat ini spesies infansif tengah mengancam kondisi danau, salah satunya udang pembunuh.

Great Lakes memiliki berbagai jenis spesies yang menjadi biodiversitas asli dan menopang sektor perikanan yang bernilai jutaan dollar AS. Rekomendasi yang ditulis dalam Journal of Great Lakse Research itu antara lain agar diberlakukan peraturan yang efektif, seperti lalu lintas kapal yang dimuat Sciencedaily, Kamis ( 19/1 ).

Tahun 2006- 2008 diterapkan aturan yang mengharuskan kapal-kapal menguras air pemberat/pengimbang alias water ballas dari air tawar ke air laut sebelum memasuki St Lawrence Seaway. Dengan demikian, tak ada hewan yang bisa hidup dan berkembang baik di dalam tangki kapal.

Sumber Kilas Iptek : Science Daily / ICH.