Brad Deery, pemilik jaringan dealer mobil di Iowa, Amerika Serikat, terpaksa menurunkan patung manekin pria berukuran besar yang ditempatkan di atas atap tokonya di West Burlington. Hal ini karena layanan telepon darurat 911 kerap menerima telepon dari pengemudi yang melewati tokonya untuk melaporkan bahwa ada seorang pria yang akan melompat dari atap. ” Saya tak mau melakukannya, tetapi demi kepentingan umum, saya memutuskan menurunkannya, ” kata Deery.

Pemilik 10 toko jual beli mobil di Iowa ini mengatakan, dia dihubungi sheriff dari Des Moines yang memintanya memindahkan manekin itu karena mengganggu pengemudi kendaraan yang melintas. Selain itu, dikhawatirkan ada yang tergoda ikut naik ke atap dan melakukan selfie bersama manekin itu. Manekin itu diatur seolah tengah memandangi halaman parkir toko yang penuh dengan kendaraan di sisi jalan raya Rute 61 itu.

Patung Manekin pria milik Brad Deery dalam posisi duduk manis tengah memandang lalu kendaraan yang lewat di jalan raya Rute 61.

Patung Manekin pria milik Brad Deery dalam posisi duduk manis tengah memandang kendaraan yang lewat di jalan raya Rute 61.

Dia duduk di atas papan reklame bertuliskan Dari atas ini,saya bisa melihat Deery di Burlington. Surat kabar lokal Hawk Eye melaporkan, Sheriff Des Moines mengaku prihatin dengan banyaknya panggilan ke layanan telepon darurat 911 akibat manekin tersebut. Meski harus diturunkan, kehebohan akibat manekin itu cukup memberi keuntungan kepada Deery.

” Selain menelepon 911, mereka juga menelepon ke toko kami. Saya senang banyak orang yang membicarakannya. Hei, saya seorang penjual mobil, itu tentu menguntungkan, ” ujar Deery.

Reuters / WAS.