Katak spesies Limnonectes larvaepartus memiliki keunikan dalam proses reproduksi. Katak ini tak seperti sebagian besar katak yang biasa melakukan pembuahan di luar tubuh. Pada umumnya, katak betina mengeluarkan telur ke dalam air, sementara katak jantan menyemprotkan spermanya ke dalam air saat kawin. Herpetologis ( ahli ampibi dan reptil ) Jimmy Mc Guire dari Universitas California, Berkeley, menuliskan laporannya pada jurnal ilmiah Plos One.

Dikutip dari laman Losangelestimes, Minggu (4/1/2015), berbeda dari jenis spesies katak yang ditemukan sebelumnya yakni berkembang biak dengan cara bertelur. Dalam sebuah hutan hujan di Pulau Sulawesi Indonesia terdapat spesies katak jenis katak bertaring yang melahirkan berudu.

Laman Losangelestimes, Minggu (4/1/2015), menulis, jenis spesies katak yang ditemukan sebelumnya berkembang biak dengan cara bertelur. Kini, dalam sebuah hutan hujan di Pulau Sulawesi Indonesia, terdapat spesies katak, jenis katak bertaring yang melahirkan berudu.

Miturut laporan itu, katak berukuran sekitar 4 sentimeter dan berbobot kurang dari 5 gram itu betinanya melahirkan berudu ( tadpoles ). ” Yang saya sukai dari evolusi katakd dan diversifikasinya adalah variasi proses reproduksi demikian luas. Katak menunjukkan beragam cara, ” kata Mc Guire, pekan lalu. Limnonectes larvaepartus yang hidup di sungai kecil di hutan tropis Sulawesi itu adalah satu-satunya jenis katak yang melahirkan berudu.

Sumber : Kilas Iptek / Reuters / ISW / Foto: LAtimes.