Andre Cuomo, Gubernur Negara Bagian New York, Amerika Serikat, Senin ( 15/12 ), menandatangani undang-undang baru. Dalam undang-undang yang akan berlaku pada 120 hari sejak ditandatangani itu, warga New York dilarang membuat tato dan menindik bagian tubuh hewan peliharaan mereka. ” Praktik tersebut merupakan tindakan kejam terhadap hewan, ” kata Cuomo seperti dikutip nydailynews.com.

Legislasi yang melarang menghias hewan peliharaan dengan menindik dan menato dilatarbelakangi kegelisahan anggota parlemen di New York atas tren yang berkembang beberapa tahun terakhir. Undang-undang itu diprakarsai anggota parlemen New York, Linda Rosenthal, pada 2011 setelah membaca lewat internet kisah seorang perempuan yang menjual kucing dengan sekujur tubuhnya ditindik. Tekad Pemerintah Negara Bagian New York mengeluarkan undang-undang yang melarang menghias hewan peliharaan dengan tato dan tindik semakin kuat setelah beredar foto seekor anjing yang ditato milik seniman tato AS, Misth Metro, di media sosial Instagram, awal 2014.

Micah Z. Kellner and Linda Rosenthal discuss their legislative proposal -- with some friends.

Micah Z, Kellner ( kanan )  dan Linda Rosenthal ( kiri ) berdiskusi soal penganiayaan binatang kesayangan yang ditindik dengan tajam, demi mempercantik penampilan binatang kesayangan di tempat umum. ” Kegiatan ini harus dihentikan dan tidak boleh berlanjut, ujar Linda.

” Manusia seharusnya tidak menerapkan sensasi penampilan mereka ke dalam bentuk rasa sakit yang permanen dan melukai hewan peliharaan, ” tutur Rosenthal. Dengan kata lain, Pemerintah New York mengingatkan warga agar cukup menindik dan menato tubuh mereka sendiri. Jangan memaksa hewan peliharaan yang tidak mengerti apa-apa tentang selera fashion manusia.

UPI / ATO.