Ada yang bilang kesehatan mahal dan ada pula yang bilang murah. Mahal dan murahnya biaya sehat tergantung sudah keluar uang banyak atau sedikit dalam mengupayakan hidup sehat pelakunya. Dibilang mahal kalau penyakitnya sudah parah dan harus membeli obat-obatan resep dokter dan harus dilakukan berulang-ulang sampai penyakitnya sembuh.

Sedangkan  dibilang murah jika pencari kesehatan sudah tahu manfaat hidup sehat dan rajin menjaga kesehatan tubuhnya, menyangkut  pola makan sehat, istirahat cukup, berpikiran positif, dan tentu saja mau aktif berolahraga. Karena itu jika ingin hidup sehat ya harus rajin berolahraga setiap harinya dan menghilangkan rasa malas dalam diri karena alasan klasik, tak punya waktu luang dan sudah capai setelah bekerja memburu uang. Karena sehat itu murah caranya, sehat dengan reiki pilihkan olahraga lari sebagai rujukan.

Olahraga lari  banyak manfaatnya yang bisa kita  petik. Biaya mungkin tak ada karena lokasi lari menggunakan fasilitas gratis, seperti taman kota, lintasan lari di luar stadion, atau di jalan raya saat hari bebas kendaraan bermotor. Paling-paling yang kita butuhkan seperangkat baju olahraga dan sepatu yang sesuai dengan ukuran kaki.

Setelah mencoba lari mari kita rasakan manfaatnya. Pertama tentu saja untuk kesehatan jantung. Dengan berlari, kapasitas sirkulasi darah dan sistem pernapasan akan jauh lebih baik dibandingkan orang yang malas berolahraga.

Tidak itu saja,  kekuatan jantung juga akan menjadi lebih baik. Setelah mencoba lari untuk beberapa minggu, boleh jadi Anda akan merasakan kebugaran tubuh yang luar biasa. Lalu manfaat kedua, kesehatan pencernaan tubuh dikaitkan dengan mengonsumsi makanan sehat dalam keseharian, karena dengan berlari akan membantu meringankan masalah pencernaan.

Manfaat Olahraga dengan Rajin berolahraga ketika masih muda tak hanya bisa memberikan manfaat saat itu juga, melainkan juga hingga orang tersebut dewasa dan tua. Penelitian terbaru mengungkap bahwa berolahraga teratur di usia muda akan meningkatkan kesehatan tulang dan menguatkannya hingga usia tua.

Dengan rajin berolahraga ketika masih muda, tak hanya bisa memberikan manfaat saat itu juga, melainkan hingga orang tersebut dewasa dan tua. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa berolahraga teratur di usia muda akan meningkatkan kesehatan tulang dan menguatkannya hingga usia tua.

Selanjutnya manfaat ketiga, sangat membantu bagi mereka yang mempunyai kelebihan berat badan dan ingin mengurangi bobot berat  badannya untuk alasan mencegah penyakit diabetes melitus. Berlari merupakan cara terbaik untuk membakar kalori tubuh bagi orang gemuk yang berat badannya di atas normal sesuai dengan umur biologisnya. Dengan berlari pembakaran kalori tubuh cukup besar sehingga akan mempercepat proses penurunan berat badan.

Berkurangnya berat badan tentu saja mengurangi lemak perut yang membandel dan susah dihilangkan. Lemak perut sangat ditakuti wanita yang ingin langsing demi estetika keindahan tubuh agar terlihat menarik dipandang lawan jenisnya yang risi dengan wanita gembrot alias gemuk full body. Dengan lari  diharapkan manfaat berikutnya bisa diperoleh pelakunya, yaitu bisa tidur nyenyak di malam hari.

Anak tidur siang (Foto: Corbis) TIDUR di siang hari, tak hanya menghilangkan rasa lelah pada anak. Tetapi juga dapat membantu pertumbuhan si kecil.

Tidur siang atau malam bukan lamanya, tetapi kualitasnya setelah bangun tidur.  Tidur di siang hari, tak hanya menghilangkan rasa lelah pada anak. Tetapi juga dapat membantu pertumbuhan si kecil. Foto : Corbis.

Setelah lelah berlari tubuh perlu istirahat sejenak. Rasa letih  setelah berlari akan membuat kualitas istirahat Anda jadi sempurna saat tidur malam hari. Tidur lelap diharapkan bangun esok hari  dalam kondisi tubuh bugar, sehat dan bersiap kerja keras.

Jika ingin bugar dan sehat secara optimal, saya kira tak ada salahnya menjadikan olahraga lari sebagai bagian gaya hidup. Mumpung masih kuat berjalan kaki atau berlari, mari berlari dari sekarang untuk meraih kesehatan sempurna. Itulah biaya sehat murah yang akan kita petik sebelum datangnya penyakit yang tidak  senang melihat tubuh sehat.