Seorang pria asal Sydney, Australia, ternyata secara tidak sadar memelihara laba-laba di dalam tubuhnya selama tiga hari. Dokter harus melakukan operasi untuk mengangkat sang laba-laba yang menghuni tubuh Dylaan Maxwell tanpa izin lebih dulu. Laba-laba mungil itu masuk ke tubuh Maxwell saat pemuda itu berlibur di pulau wisata Bali, Indonesia.

Hewan itu masuk dari bekas luka jahitan operasi usus buntu Maxwell dan menembus jaringan kulit sehingga menimbulkan semacam jalur merah seperti bekas cakaran dari pusar hingga ke dada. Berbicara kepada Australian Television Network, Maxwell membuka bajunya dan menunjukkan letak laba-laba itu pernah masuk tubuhnya selama tiga hari. ” Di situlah laba-laba itu pernah tinggal di bawah jaringan kulit saya, ” kata Maxwell, Kamis lalu.

Dyland Maxwell menunjukkan bekas luka jahitan di perutnya. Dari bekas luka jahian itulah laba-laba kecil masuk ke dalamnya saat dirinya tengah libur di Pulau Dewata, Bali, Indonesia.

Dyland Maxwell menunjukkan bekas luka jahitan di perutnya. Dari bekas luka jahitan itulah laba-laba kecil masuk ke dalamnya saat dirinya tengah libur di Pulau Dewata, Bali, Indonesia.

Miturut Maxwell lagi, semasa di Bali, dia mengunjungi rumah sakit lokal dan diberi resep obat antihistamine untuk alergi gigitan serangga. ” Setelah melakukan serangkaian tes dan memasukkan beberapa bahan ke dalam perut saya, mereka menemukan laba-laba itu masih hidup. Maxwell menuliskan pengalaman unik itu di dalam laman Facebook nya yang mengatakan dia merasa teraniaya dengan gangguan tidak mengenakkan itu.

Akhirnya dokter di Sidney mengeluarkan benda asing itu dari dalam tubuh Maxwell. Sebaiknya lain kali kalau bepergian ke Bali, Maxweel harus lebih hati-hati demi keselamatan dirinya. Benda asing apa pun entah bernyawa atau mati jika masuk tubuh manusia akan membuat pemilik tubuh kelimpungan merasakan hal tak enak, misalnya ada duri dalam daging.

Reuters / JOY.