Tak ada rotan akar pun berguna. Itulah peribahasa yang menggambarkan jika dalam kondisi darurat, benda lain jika disentuh bisa berubah fungsi. Misalnya, galah bambu panjang untuk tempat menjemur pakaian, bisa dipakai untuk nyenggek layangan saat layangan itu jatuh menimpa dahan ranting pohon.

Demikian pula dengan kondisi seseorang jika kepepet akan bertindak secara reflek untuk melindungi diri. Seorang penjaga toko di Berlin, Pennsylvania, AS, memanfaatkan sekaleng obat pembasmi serangga X untuk melawan seorang wanita bertopeng yang diduga hendak merampok tokonya. Annabelle Miller, penjaga toko minimarket minggu lalu mengatakan pada UPI, saat dirinya sedang jaga toko, didatangi seorang perempuan bertopeng.

Annabelle terpaksa menyemprot wanita bertopeng dengan sekaleng obat serangga cair dari ancaman perampokan yang ingin menjarah tokonya.

Annabelle terpaksa menyemprot wanita bertopeng dengan sekaleng obat serangga cair dari ancaman perampokan yang ingin menjarah tokonya. Wanita bertopeng itu minta dengan paksa agar Annabelle memasukkan uang ke dalam tas yang dibawanya.

Ia menyodorkan tas pada Annabelle dan memaksanya memasukkan uang tunai ke dalam tas. Miller sadar bahwa dia dalam keadaan terancam dan dengan tenang dia mengambil sekaleng pembasmi serangga dan langsung menyemprotkan ke wajah sang perempuan bertopeng. Keruan saja perempuan ini langsung lari keluar toko.

Perempuan bertopeng itu diam dan langsung pergi. Miller wanita perkasa ini mengatakan, ” Dia tak kembali lagi ke tokonya “. Karena sekaleng obat pembasmi serangga yang jadi senjata andalah Miller, maka selamatlah uang toko dari perampokan.

UPI.