Para orangtua dan aktivis dunia maya di kota Shenyang, Provinsi Liaoning, Tiongkok timur laut, akhir-akhir ini dihebohkan munculnya produk es lilin yang bungkusnya mirip kondom. Menurut Shenyang Evening News yang dikutip laman Global Times, es lilin bermerek Buble Cream itu dibungkus semacam sarung dari karet.

Pembelinya harus menggigit ujung sarung itu untuk menikmati es di dalamnya. ” Saya kaget karena bentuknya mirip kondom. Saya sebagai orang dewasa saja malu memakan es lilin itu, apalagi memberikannya ke anak-anak, ” ujar seorang pengguna situs media sosial Sina Weibo, bernama Jiang.

Es krim itu sebenarnya dinamai Bubble Cream namun bentuknya mirip sekali dengan kondom. Kemasannya lonjong dari plastik karet dengan ujung mencuat yang harus digigit untuk menikamti isi esnya. Kontroversi pun muncul setelah seorang blogger mengunggah bentuk es itu yang dibeli anak-anak di Shenyang.

Es krim itu sebenarnya dinamai Bubble Cream namun bentuknya mirip sekali dengan kondom. Kemasannya lonjong dari plastik karet dengan ujung mencuat yang harus digigit untuk menikmati isi esnya. Kontroversi pun muncul setelah seorang bloger mengunggah bentuk es itu ke internet  dan anak-anak di Shenyang membelinya.

Warga lain bernama Wang, yang anaknya demen es lilin dan masih duduk di sekolah dasar, juga bingung dengan produk aneh menggunakan sarung mirip kondom itu. ” Saya tak tahu bagaimana harus menjelaskan kepada anak saya, saat saya larang minum es lilin itu, ” kata Wang. Sungguh produk es lilin ini memalukan dan jangan-jangan produsennya merasa sedang kampanye program keluarga berencana yang saat ini tengah marak di Tiongkok.

Global Times.