Mengonsumsi alkohol atau obat-obatan memabukkan ternyata tidak hanya milik manusia modern, tetapi sejak era prasejarah. Bedanya, konsumsi kala itu bukan tujuan bersenang-senang atau hura-hura. Material yang dikonsumsi juga beda, berupa obat dari tanaman, seperti opium dan jamur pemicu halunisasi.

Penggunaan bahan penghilang kesadaran itu terkait sistem kepercayaan dan ritual penguburan suci, khususnya pada masyarakat praindustri. ” Penggunaan bahan itu mereka yakini membantu komunikasi dengan dunia roh, ” kata peneliti pada Universitas Valladolid, Spanyol, Elisa Guerra Doce, seperti dikutip Sciencedaily, Senin ( 12/3 ).

Elisa Guerra Doce, peneliti pada Universitas Valladolid, Spanyol.

Elisa Guerra Doce, peneliti pada Universitas Valladolid, Spanyol.

Penelitian dimuat dalam Springer’s Journal of Archaeological Methoe and Theory. Bukti penggunaan bahan terlarang itu, di antaranya terlihat dari keberadaan sisa gigitan bunga opium pada gigi laki-laki dewasa pada situs Neolitikum di Spanyol. Juga peninggalan bir jelai  dalam sejumlah bejana keramik di Iberia, dan desain abstrak di Italia menggambarkan kegiatan ritual menggunakan jamur pemicu halunisasi.

Sumber : Kilas Iptek / Science Daily / GSA.