Punya anak cerdas dikala balita tentu menggemaskan apalagi jika si anak sudah menunjukkan aktivitasnya, misalnya suka corat coret di dinding rumah. Sekalipun coretan gambar itu terlihat kotor pada dinding rumah, orangtua anak tentu saja dengan senang akan menghapus coretan itu. Sebagai gantinya jika dia ada waktu luang akan membelikan buku tulis atau buku gambar, agar hobi corat coret si anak tersalurkan.

Namun jika si orangtua tidak juga mau membelikan buku gambar, anak akan melampiaskan hobinya corat coret ke sembarang buku. Ya, kalau buku gambar atau buku tulis tidak masalah,  tapi kalau yang dicorat coret adalah lembaran paspor sebagai dokumen sah seseorang  melakukan perjalanan lintas negara, tentu urusannya jadi lain. Anak  pun tentu belum tahu kegunaan paspor jika dia coret, apalagi jika foto diri pemilik paspor turut pula digambari sembarang lukisan.

Hanya gara-gara ada coretan tebal gambar kumis pada foto paspor miliknya, seorang  pria Tiongkok  tidak bisa pulang ke Beijing. Saat itu ia tengah menjalani pemeriksaan imigrasi di bandara Seoul. Petugas imigrasi mendapati foto wajah si pemilik paspor berubah total akibat coretan spidol yang tidak jelas maksudnya.

Paspor pria Tiongkok penuh coretan, membuatnya repot saat hendak pulang ke negaranya. Dia ditahan petugas imigrasi Seoul.

Paspor pria Tiongkok penuh coretan yang dilakukan anak lelakinya. Terpaksa ia ditahan petugas imigrasi Seoul.

Coretan pada paspor ternyata dilakukan putranya. Sang bocah rupanya ingin foto ayahnya di paspor punya kumis dan rambut gondrong. Karena itulah sang bocah terpaksa menggambar kumis dan rambut pada foto paspor sang bapak.

Selidik punya selidik sang bapak ingat, saat berlibur di Seol anaknya merengek minta buku gambar, akan tetapi karena tengah berlibur, permintaan anak tidak dikabulkan. Sang bocah pun kesal yang akhirnya melampiaskan hobi corat coret itu pada foto paspor bapaknya. Sekalipun belum paham arti peribahasa tak ada rotan akar pun jadi,  bocah pun nekat menggambar kumis dan rambut pada foto paspor bapaknya.

Namanya juga anak kecil umur empat tahun. Dia belum tahu kalau paspor merupakan dokumen penting perjalanan yang tidak boleh ditambah sembarang coretan, apalagi digambar pada foto  pemilik paspor. Dengan kata lain, paspor harus bersih dari coretan terlebih pada foto diri yang menunjukkan wajah si pemilik paspor.

UPI / AP.