Sebuah kajian psikologi menemukan, orang yang diminta memegang benda yang hangat di tangannya lebih besar kemungkinan untuk bekerja sama dengan orang lain ketimbang mereka yang memegang benda dingin di tangannya. Kajian ini melibatkan 30 pasang relawan. Profesor Lance Workman dan Simon Storey menggunakan sebuah permainan untuk mengukur kemauan orang untuk bekerja sama.

Setengah relawan ditanya saat memegang gel yang dipanaskan sampai suhu yang nyaman. Sisa lainnya memegang gel bersuhu dingin lalu masing-masing melakukan sebaliknya. Hasilnya, orang jauh lebih sering bekerja sama saat tangan mereka memegang benda hangat.

Para peneliti percaya bahwa dengan memberikan pelanggan minuman panas gratis di toko-toko pengecer dapat mengambil manfaat ( gambar yang ditimbulkan oleh model)

Para peneliti percaya bahwa dengan memberikan pelanggan minuman panas gratis di toko pengecer dapat memperoleh manfaat positif, yaitu pelanggan akan selalu datang ke tokonya. ( gambar diperagakan model)

Para peneliti telah menemukan bahwa memegang minuman panas di tangan Anda mungkin akan membuat Anda lebih cenderung untuk melakukan sesuatu untuk orang lain (gambar yang ditimbulkan oleh model)

Para peneliti telah menemukan bahwa memegang minuman panas di tangan Anda mungkin akan membuat Anda lebih cenderung untuk melakukan kerja sama dengan orang lain (  gambar diperagakan model )

Prof Lance Workman percaya bahwa memberi seseorang sensasi kehangatan ' membuat mereka lebih mungkin untuk bekerja sama.

Prof Lance Workman percaya bahwa memberi seseorang sensasi kehangatan ‘ membuat mereka lebih mungkin untuk bekerja sama.

Workman yang menyajikan temuan dalam konferensi psikologi di Birmingham, seperti diberitakan Daily Mail, mengatakan, kalau ingin berteman, berikan minuman panas bukan dingin. Nah…begitulah seharusnya menjaga kehangatan setiap kali menjalin pertemanan kepada siapa pun orang yang baru kita kenal, OK ?

Reuters / DI.