Ada pria yang senang merawat rambut panjang dalam perjalanan waktu merasa tak nyaman lagi dengan rambut panjangnya. Ia sering garuk-garuk kepala pertanda ada yang tidak beres pada rambut panjangnya. Barangkali ketombe yang jadi biang penyakit kulit kepala, sudah menghinggapi rambut panjang pria ini.

Karena merasa tidak nyaman lagi memelihara rambut panjang, ia memutuskan untuk memotong habis rambutnya menjadi gundul alias plontos total. Sekarang ia merasa nyaman dan kepalanya  terasa isis saat angin sepoi-sepoi basah menerpa kulit kepalanya. Pendek kata pria botak ini sekarang bebas dari rasa gatal dan yang lebih menggembirakan lagi, ada kabar baik untuk para pria kepala botak.

Ia diperlakukan istimewa saat  bersantap di restoran Tokyo dengan mendapatkan diskon  500 yen atau Rp 56.400 sekali makan. Yang menggembirakan jika ada pria yang menunjukkan tanda kebotakan pada kepalanya dan rambutnya mulai rontok, ia juga berhak dapat diskon saat makan di restoran ini. Pendek kata diskon bagi rombongan pria kepala botak jika datang bersama-sama untuk bersantap, juga mendapatkan diskon lebih besar dibandingkan jika datang sendiri.

Shiro Fukai, 48, minuman suling semangat sebelah manajer Yoshiko Toyoda (L) di Otasuke "izakaya" gaya pub dan restoran di Tokyo 8 Mei 2014. REUTERS / Toru Hanai.

Shiro Fukai, 48, kepala botak ( kanan )  sedang minum di restoran Otasuke milik  Yoshiko Toyoda ( kiri berdiri) di Tokyo 8 Mei 2014.
REUTERS / Toru Hanai.

Shiro Fukai (depan), 48, duduk menikmati minuman ringan di restoran milik Yoshiko Toyoda. Pria berkepala botak sekali minum atau makan akan mendapatkan diskon istimewa khusus pria berkepala botak. REUTERS/Toru Hanai.

Shiro Fukai (depan), 48, duduk menikmati minuman ringan di restoran milik Yoshiko Toyoda. Pria berkepala botak sekali minum atau makan akan mendapatkan diskon istimewa khusus pria berkepala botak. REUTERS/Toru Hanai.

Shiro Fukai, 48, minuman roh suling di Otasuke "izakaya" gaya pub dan restoran di Tokyo 8 Mei 2014. REUTERS / Toru Hanai.

Shiro Fukai, 48, setengah terpejam matanya masih menikmati minuman penambah semangat  di Otasuke “izakaya” restoran di Tokyo 8 Mei 2014.
REUTERS / Toru Hanai.

Pemilik restoran yang memanjakan tamu berkepala botak, Yoshiko Toyoda, mengaku awalnya ia bersimpati kepada para pegawai di Jepang yang tingkat stresnya tinggi. Akibat stres tinggi bagi para pegawai di Jepang, rambutnya mulai  tumbuh tidak sempurna dan menunjukkan tanda-tanda kebotakan. Karena itu Yoshiko Toyota menghimbau para pria berkepala botak jangan galau atau resah jika rambutnya mulai rontok dan tidak tumbuh sempurna.

Tidak usah menggunakan obat penyubur rambut yang efeknya tidak baik jika kepala pemiliknya alergi akan obat kimia. Lebih baik menikmati kepala botak apa adanya dan sebagai penghiburan, lebih baik bersantap di restoran milik Yoshiko Toyota  untuk mendapatkan diskon istimewa. Jadi, jangan galau atau cemas  jika kepala mulai botak karena rambut tidak tumbuh sempurna.

Reuters.