Perubahan  iklim ternyata tidak terjadi seragam di seluruh bumi. Sebagian belahan bumi justru mendingin, sedangkan mayoritas mengalami pemanasan. Kesimpulan itu diambil tim peneliti dari Florida State University, AS, setelah mengkaji rinci perubahan  suhu global 100 tahun terakhir. ” Perubahan iklim tidak terjadi seragam, ” kata Eric Chassignet, Direktur Center for Ocean Atmospheric Prediction Studies ( COAPS ) yang turut dalam tim peneliti, Senin ( 5/ 5 ).

Eric Chassignet sedang menganalisa perubahan suhu bumi dari panas ke dingin dan sebaliknya.

Eric Chassignet sedang menganalisa perubahan suhu bumi dari panas ke dingin dan sebaliknya.

” Sebagian area mengalami pendinginan dan lainnya pemanasan. ” katanya. Sebagai contoh dari 1910 hingga 1980, ketika sebagian besar permukaan bumi memanas, beberapa area di selatan khatulistiwa, di dekat Andes Amerika Selatan, justru mengalami penurunan suhu dan stabil hingga pertengahan 1990 – an. Area di sekitar dan selatan khatulistiwa juga menunjukkan ketiadaan perubahan signifikan dibandingkan belahan bumi lainnya.

Sumber : Kilas Iptek / Science Daily / AIK.