Hidung manusia diperkirakan hanya mampu mendeteksi sekitar 10.000 jenis bau. Namun, penelitian terbaru tim dari Universitas Rockefeller, New York, AS yang dipublikasikan di jurnal Science menunjukkan, manusia bisa membedakan lebih dari 1 trilliun bau. Kemampuan itu jauh lebih besar dibanding kemampuan mata yang mampu melihat sekitar 10 juta warna dan dan telinga yang mampu membedakan 500.000 jenis bunyi.

Hidung memiliki 400 reseptor penciuman dan mata punya 3 reseptor cahaya. Peneliti menguji penciuman responden terhadap aroma 128 jenis koktail yang mengandung molekul bau berbeda dari bau rumput hingga jeruk. Dengan mengekstrapolasi hasil penciuman para responden, peneliti memperkirakan manusia mampu membedakan lebih dari 1 trilliun bau.

Leslie Vosshall bersama Gigi Mortimer ( kiri ) dan Jeanne Greenberg dalam salah satu acara uji coba  128 jenis koktail.

Leslie Vosshall bersama Gigi Mortimer ( kiri ) dan Jeanne Greenberg ( paling kanan ) dalam salah satu acara uji coba 128 jenis koktail.

” Ini tes pertama yang menunjukkan kemampuan penciuman manusia, ” kata salah satu peneliti. Leslie Vosshall, kepada BBC, Kamis ( 20/3 ). Ini menunjukkan indera penciuman binatang 2-3 kali lebih baik daripada manusia. Namun, manusia tak seburuk yang disangka.

Sumber : Kilas Iptek / BBC / MZW.