Tradisi mudik pulang kampung saat Lebaran sudah jadi tradisi masyarakat Indonesia saat akhir bulan puasa hampir usai. Pulang kampung tentu membawa kebahagiaan tersendiri bagi pelaku mudik, sekalipun jalan penuh liku harus ditempuh hingga sampai di kampung halaman dengan selamat. Intinya, pulang kampung kumpul dengan keluarga besar di tanah kelahiran akan jadi kenangan indah sebelum hayat berakhir di muka bumi ini.

Karena ada rasa kebahagiaan tersendiri saat merayakan lebaran dengan fokus utama mudik lebaran, masyarakat China daratan juga melakukan tradisi mudik ke kampung halaman saat jelang perayaan Imlek. Mereka merayakan pergantian tahun baru yang oleh masyarakat China disebut dengan Perayaan Musim Semi. Orangtua China tentu bahagia jika anaknya yang merantau ke kota bisa pulang kampung merayakan Imlek bersama sekalipun dirayakan dalam suasana sederhana.

Keramaian saat 'mudik' di Beijing (Mark Ralston/AFP/Getty Images

Susana saat ‘mudik’ di stasiun kereta api Beijing ( Mark Ralston/AFP/Getty Images )

Ibu Peng berharap tahun ini Peng bisa mudik ke China buat merayakan Imlek 2014. Suasana stasiun kereta api Beijing seminggu jelang Imlek 2014.

Ibu Peng berharap tahun ini Peng bisa mudik ke China buat merayakan Imlek 2014. Penumpang berebut masuk gerbong di stasiun kereta api Beijing seminggu jelang Imlek 2014.

Saking senangnya sambut Imlek tahun ini, seorang ibu dari daratan China memasang iklan satu halaman penuh pada  halaman depan surat kabar Chinese Melbourne Daily  ( 10/1 ).Tujuan memasang iklan ini agar anaknya,  Jia Ju Peng yang sudah 5 tahun bekerja di Australia mau pulang ke China, untuk merayakan Imlek bersama-sama di kampung halaman. Peng sering mengabaikan permintaan orangtuanya pulang ke China yang memaksanya   menikah dengan gadis China.

Iklan  surat kabar berbahasa China yang terbit di Victoria, Australia ini berbunyi ” Peng ibu berulang kali meneleponmu dan kamu tidak menjawab. Semoga kamu bisa membaca surat ini. Ayahmu dan ibu tidak akan memaksamu untuk menikah. Pulanglah untuk merayakan Festival Musim Semi bersama kami. Penuh cinta, Ibumu.”

Karena tidak ada respon setiap kali ibu Peng memasang iklan, maka kali ini ibu Peng menyuruh kenalannya untuk memasang iklan serupa agar Peng membacanya dan bisa pulang kampung ke China, merayakan Imlek tahun ini. ” Bertemu keluarga saat Imlek jadi momen penting setiap keluarga China dan urusan menikah tidak bisa dipaksakan, ” ujar lelaki kenalan Ibu Peng yang disuruh memasang iklan pada laman news.21.com

UPI / WAS.