Pemilu untuk memilih wakil rakyat boleh saja diikuti siapa saja yang memenuhi syarat, asalkan yang bersangkutan sehat mentalnya dan siap menjadi wakil rakyat. Karena boleh diikuti siapa saja, maka Kanstantsin Zhukouski, aktivis sosial di Belarus, menguji kapabilitas komisi pemilihan daerah Mazur dengan mendaftarkan Yasha. Yang aneh atas perilaku Zhukouski, ialah dia tidak mendaftarkan atas namanya sendiri, malah mendaftarkan si Yasha, burung nuri miliknya.

Agar bisa maju ikut pemilu lokal, Yasha telah dilatih ngomong, ” Yasha baik-Mana Uang-dan Aku ingin jadi anggota dewan.” Tiga kalimat itu telah dihapal Yasha dan bisa mengucapkannya dengan baik. Yasha dinyatakan lolos untuk ikut pemilu lokal.

Kanstantsin Zhukouski warga Mins Belarus.

Kanstantsin Zhukouski aktivis Mins Belarus.

A Belarus man registered his parrot as a candidate in an election. @BBCNewsMagazine

Kanstantsin warga Belarus mendaftarkan Yasha burung nuri miliknya untuk ikut pemilu lokal. @BBC News Magazine.

Yasha burung nuri pintar milik aktivis Kanstantsin Zhukouski asal Minsk Belarus.

Yasha burung nuri pintar milik aktivis Kanstantsin Zhukouski asal Minsk Belarus.

Setelah membuat kelompok kampanye sesuai persyaratan, mendadak Kanstantsin membatalkan pencalonan Yasha untuk menghindari hukuman. ” Selama memiliki salinan paspor, anda bisa mendaftarkan hewan apa pun seperti yang hari ini saya buktikan, ” ujar Zhukouski.

UPI / WAS.