Telepon rumah sebagai sarana komunikasi tentu bermanfaat bagi pemiliknya  jika dipakai untuk mempermudah percakapan, singkat, padat, tidak bertele-tele langsung pada pokok pembicaraan. Ini berlaku pula untuk telepon kantor atau instansi lain, yaitu tidak boleh dipakai pegawai untuk bicara main-main alias bersendau gurau, membicarakan hal lain di luar kedinasan.  Karena telepon kantor  sering  berdering tanda ada panggilan masuk yang penting untuk ditanggapi menyangkut urusan pekerjaan kantor, maka sebaiknya kita tidak menggunakan telepon kantor untuk urusan pribadi.

Lain kantor lain pula pemakai telepon warga masyarakat biasa yang suka iseng. Terkadang untuk urusan sepele yang bisa ditangani sendiri, pemilik telepon yang sedang punya masalah menelepon dinas terkait untuk minta pertolongan. Tidak demikian halnya dengan kantor pemadam kebakaran kota South Jordan, Amerika Serikat yang begitu tanggap menerima panggilan masuk, kali ini justru dibuat jengkel karena ada panggilan masuk yang tidak ada hubungannya dengan tugas memadamkan kebakaran.

Sang penelepon minta petugas pemadam kebakaran untuk datang dan membantu mengeluarkan seorang anak perempuan berusia 11 tahun dari dalam mesin cuci. Miturut Reed Thompson, Kepala Pemadam Kebakaran South Jordan, anak itu masuk ke mesin cuci untuk bersembunyi saat bermain petak umpet dengan teman-temannya. Saking asyiknya ngumpet di dalam mesin cuci, anak itu tidak tahu jalan keluar, membuat panik dan minta pertolongan.

gadis 11 tahun itu dibebaskan dari mesin cuci oleh petugas pemadam kebakaran setelah  terjebak selama permainan petak umpet. Gadis itu terjebak dalam mesin cuci selama lebih dari satu jam di rumah keluarganya di South Jordan, Utah.

Akhirnya gadis 11 tahun itu dibebaskan dari mesin cuci oleh petugas pemadam kebakaran setelah terjebak saat bermain petak umpet. Ia terjebak dalam mesin cuci selama lebih dari satu jam di rumah keluarganya di South Jordan, Utah.

Kakinya meringkuk begitu ketat sehingga ia kehilangan fungsi otot dan tidak bisa keluar dari mesin, kata kepala pemadam kebakaran Reed Thompson.

Kaki gadis itu meringkuk begitu ketat sehingga kehilangan fungsi otot dan tidak bisa bergerak untuk keluar dari mesin cuci.  Akhirnya Kepala Pemadam Kebakaran Reed Thompson turun tangan memberikan pertolongan.

Diduga kaki anak itu mati rasa atau kram dan kesulitan merangkak keluar kembali. Petugas pemadam kebakaran South Jordan pun datang memberikan pertolongan. Pertama-tama petugas pemadam harus melepas mesin pengering yang berada di atas mesin cuci.

Langkah ini diambil petugas agar anak  tersebut bisa bernapas lega. Dengan dilepaskannya mesin pengering, maka ada ruang cukup lega untuk melepaskan anak tersebut dari dalam mesin cuci. Kejadian lucu tapi cukup serius ini membuat petugas pemadam kebakaran geleng-geleng kepala.

Mungkin anak iseng  ini barangkali sudah kotor badannya dan ingin dibersihkan dengan mesin cuci. Karena itu sebaiknya alat elektronik yang membahayakan anak kecil dijauhkan dari jangkauan anak-anak. Tapi, ya namanya anak-anak, ada saja keisengannya saat bermain dengan teman-temannya. Ah…ono-ono wahe.

Reuters / UPI.