Melakukan upaya mencegah penyakit lebih penting daripada mengobati penyakit. Dengan kata lain seharusnya sejak kita resmi menjadi praktisi reiki, mulai sekarang harus rajin memelihara kesehatan pribadi dengan menyalurkan reiki ke diri sendiri. Sebagai praktek tambahan, memberanikan diri menerapi pasien yang sakit, jika diminta atau menawarkan terapi reiki jika yang bersangkutan setuju alias OK.

Gabungan  SH dan OH dalam praktek reiki sebenarnya praktek membuang energi negative penyakit yang bersarang dalam tubuh agar keluar dan menggantikannya dengan energi positif penyembuhan, dalam hal ini energi reiki atau orang lain menyebutnya bio energi. Setelah rajin menyalurkan reiki, apakah kita juga dijamin kebal akan energi negatif penyakit ? Seorang reiki master atau praktisi reiki jika sudah lelah karena sibuk bekerja dan kurang istirahat, daya tahan tubuh melemah dan bisa juga sakit.

Artinya praktisi reiki atau reiki master pun  tidak sakti alias kebal dari serangan penyakit. Justru semakin kita rajin praktek reiki, semakin sering menghadapi tantangan penyakit yang ingin masuk tubuh. Jika kita tidak waspada sejak awal, maka penyakit itu akan mencari celah kapan  masuk tubuh praktisi reiki.

Melakukan grounding bisa di luar rumah. Memilih tempat favorit dengan udara segar pegunungan, misalnya, sangat membantu menyegarkan tubuh dan pikiran.

Melakukan grounding  reiki di luar rumah. Memilih tempat favorit dengan udara segar pegunungan, misalnya, sangat membantu menyegarkan dan menenangkan tubuh dan pikiran.

Menghadapi tantangan serangan penyakit, selain memperkuat imunitas tubuh dengan menyalurkan reiki, juga mempraktekkan grounding. Tujuannya saat tubuh  sudah kelebihan energi, boleh jadi akan membuat tidak nyaman praktisi reiki. Karena itu, salah satu cara mengurangi kelebihan energi reiki yang telah masuk tubuh, adalah dengan meditasi grounding.

Grounding di sini adalah terhubung ke bumi antara praktisi reiki dengan bumi tempat berpijak, dimana energi negative penyakit dibuang masuk bumi, agar sistem saluran energi yang tersumbat bisa dibuka kembali untuk siap dialiri reiki. Berbagai perguruan reiki memberikan contoh, bagaimana melakukan grounding terbaik agar hasilnya maksimal. Ada yang melakukan grounding bersamaan dengan aktivitas mandi. Ada pula yang melakukan grounding sembari melukis, saat sedang mengetik menggunakan keyboard komputer, atau grounding versi sehat dengan reiki, yaitu olahraga jalan kaki pagi.

Saat praktek grounding, chakra-chakra utama ikut dibersihkan, diseimbangkan kelopaknya dan terus membuat aktif daya kerja masing-masing chakra utama praktisi reiki. Meditasi grounding bisa dilakukan dengan posisi duduk saat ada waktu luang, misalnya setelah bangun pagi atau saat akan tidur malam, tidak perlu dilakukan berlama-lama, cukup 15 menit saja. Diharapkan dengan meditasi grounding, tekanan darah yang semula tinggi bisa dinormalkan tekanannya, sekaligus membuat tubuh rileks terbebas dari stres akibat kegiatan di luar rumah.