Sebagai praktisi reiki yang bukan berprofesi dokter pantang baginya melakukan diagnosis penyakit. Lalu kalau ada pasien yang mengeluhkan penyakitnya belum juga sembuh, datang ke praktisi reiki mohon disembuhkan dengan metode reiki, apa yang harus kita lakukan menghadapi kasus ini ? Sebagai praktisi reiki  pemula mungkin kaget dan bingung dan tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk meyembuhan penyakit pasien.

Jika pasien ini datang ke dokter, konsultasi tentang penyakitnya, sudah menjadi kewajiban dokter untuk mendengarkan keluhan pasien, lalu melakukan diagnose penyakit pasien. Berbekal pengalaman praktik, dokter lalu menuliskan resep obat yang harus dimanfaatkan pasien. Artinya, jenis penyakit yang dikeluhkan pasien akan dihadapi dengan obat yang sesuai dengan rekomendasi dokter.

Artinya dalam praktek penyembuhan di sini, diagnose dan pemberian obat dilakukan dokter. Lalu kita sebagai praktisi reiki yang bukan dokter, tidak boleh melakukan diagnose penyakit, apalagi memeriksa penyebab penyakit dan mengetahui penyakit yang dikeluhkan pasien. Kalau begitu langkah apa yang harus segera dilakukan praktisi reiki agar dapat menolong pasien dalam kondisi darurat?

Indera Keenam atau Intuisi, sebenarnya merupakan kekuatan tersembunyi yang ada di dalam diri setiap orang. Setiap orang menyimpan kekuatan itu. Namun tidak banyak orang yang mau melakukan eksplorasi, sehingga Intuisi benar-benar menjadi aset berharga.

Indera Keenam atau Intuisi, sebenarnya merupakan kekuatan tersembunyi yang ada di dalam diri setiap orang. Setiap orang menyimpan kekuatan itu. Namun tidak banyak orang yang mau melakukan eksplorasi, sehingga Intuisi benar-benar menjadi aset berharga.

Menurut penuturan rekan-rekan senior praktisi reiki, sesuai dengan tradisi reiki yang dilakoninya, praktisi reiki khususnya yang piawai dalam mengolah energi penyembuhan, dapat melakukan tindakan awal dengan cara, ( 1 ) menggunakan intuisi ( 2 ) melakukan scaning dan ( 3 ) menggunakan pendulum.  Yang piawai menggunakan teknik scaning bisa melakukan deteksi awal penyakit yang dikeluhkan pasien lalu menyalurkan energi reiki. Sedangkan teknik pendulum juga bisa dilakukan, jika memang diajarkan oleh perguruan reiki tempatnya menimba ilmu reiki.

Bagi saya pribadi, dari ketiga langkah awal sebelum menyalurkan reiki, kita dengarkan dulu keluhan penyakit. Kita endapkan dalam pikiran semua keluhan tadi, lalu kita kondisikan pasien santai pikirannya. Setelah hal itu dilakukan, kita pergunakan intuisi karena dalam praktek reiki saat menyalurkan reiki ke bagian tubuh pasien, terkadang ada getaran yang mengharuskan tangan kita mengarah ke bagian tubuh tertentu untuk beberapa lama dibandingkan bagian tubuh lain yang nanti juga disalurkan reiki.

Semakin kita rajin praktek reiki untuk menyembuhkan penyakit dalam diri, juga penyakit milik pasien, intuisi praktisi reiki akan terus terasah. Apalagi jika kita rajin melakukan latihan tambahan, misalnya membuat kedua telapak tangan semakin peka chakranya, atau minimal mengkondisikan rileks setiap kali dalam meditasi, kemampuan intuisi akan semakin terasah. Kalau begitu, rekan-rekan sehat dengan reiki kundalini, sudahkan intuisi Anda bekerja saat praktek reiki ?

Sumber : Pengalaman praktek reiki.