Rajin pangkal pandai hemat pangkal kaya, peduli kesehatan pangkal sehat bugar tubuhnya. Itulah barangkali pepatah lama yang dimodifikasi orang modern untuk menggambarkan bagaimana perlunya jaga diri terhadap sesuatu di masa datang. Karena begitu pedulinya akan kebersihan, ada sebagian orang punya kebiasaan bersih-bersih setiap hari.

Ia peduli akan kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggalnya, juga peduli akan kebersihan diri sendiri termasuk bersih dari kotoran yang melekat tubuhnya. Salah satu suka bersih-bersih adalah kebiasaan mencuci tangan berulang-ulang tanpa ia bersentuhan dengan sesuatu yang oleh umum dianggap kotor. Meskipun kondisi kotor dalam pandangannya dianggap menjijikkan, tak ada salahnya selalu menjaga kebersihan.

Dari Andrew Weil, MD, direktur Program in Integrative Medicine di College of Medicine, University of Arizona: 1. Bernyanyi sambil mencuci tangan. Maksudnya, cuci tangan Anda dengan sabun dan air hangat selaam 15-20 detik. Waktunya kurang lebih sama dengan saat Anda menyanyi lagu Happy Birthday dua kali.

Kiat sehat Dari Andrew Weil, MD, direktur Program in Integrative Medicine di College of Medicine, University of Arizona adalah :
Bernyanyi sambil mencuci tangan. Maksudnya, cuci tangan Anda dengan sabun dan air hangat selama 15-20 detik. Waktunya kurang lebih sama dengan saat Anda menyanyi lagu Happy Birthday dua kali.

Psikolog Stanley Rachman dalam jurnal Nature seperti dikutip Livescience, Rabu ( 6/11)m, menilai perilaku itu sebagai gangguan obsesif kompulsif ( OCD ). Gangguan itu bisa dialami orang dengan trauma fisik dan emosional. Ketakutan berlebih dan tak masuk akal terhadap kotoran dan kuman itulah yang mendorong penderita OCD mencuci tangan berulang kali.

Namun, sering sumber ketakutan itu tak berasal dari kontaminan nyata. ” Ada perasaan kotor dari dalam diri yang disebabkan kekerasan psikologis atau fisik. Kami menyebutnya kontaminasi mental, ” kata Rachman. Kontaminasi mental bisa dari penghinaan, kritik menyakitkan, dan penghianatan pada masa lalu.

Sumber : Kilas Iptek / Livescience / ICH.