Iseng-iseng berhadiah adalah ungkapan yang sering kita dengar saat sedang mengisi teka-teki silang. Namun iseng-iseng karena disengaja akan berakibat fatal seandainya menyangkut keselamatan orang lain yang sedang terancam bahaya. Untuk itulah hari bahagia yang seharusnya dinikmati Neil Mc Ardle ( 36 ) berubah menjadi hari naas saat dirinya ditangkap polisi Liverpool.

Neil Mc Ardle yang suka iseng sengaja menyampaikan ancaman bahwa akan ada ledakan bom palsu di St George Hall. April 13 lalu, ia menyampaikan pesan telepon kepada pengelola gedung bahwa ada bom siap ledak dalam gedung itu. Karena panik pengelola gedung minta bantuan polisi untuk mengusut kebenaran pesan telepon itu. Usut punya usut ternyata telepon itu tidak benar karena terungkap pada hari itu, Mc Ardle dijadwalkan menikah dengan Amy Williams di gedung itu.

Neil Mc Arcle tiba di Liverpool Crown Court, dimana ia akan menghadiri sidang perkara tentang isu bom yang ia katakan ada di gedung St. George's Hall.

Neil Mc Arcle tiba di Liverpool Crown Court, dimana ia akan menghadiri sidang perkara tentang isu bom yang ia katakan ada di gedung St. George’s Hall.

Mc Ardle melakukan tindakan itu agar Williams tidak tahu. Justru tindakan ceroboh itu malah berakibat fatal yang akibatnya Mc Ardle ditahan polisi sehari kemudian. Polisi Liverpol menelusuri telepon itu dan berasal dari telepon umum di dekat rumah Mc Ardle. Karena teledor itulah, Mc Ardle yang seharusnya bahagia bersanding dengan Amy Williams terpaksa menjalani hukuman penjara 12 bulan.

Hakim Norman Wright dari pengadilan Liverpool, Inggris mengatakan, kasus itu sangat serius dan hukuman penjara bagi Mc Ardle sangat tepat dijatuhkan padanya. Gara-gara iseng Mc Ardle untuk sementara mengurungkan hari bahagianya bersanding dengan Ammy Williams. Dinding penjara yang dingin terpaksa dinikmati Mc Ardle yang seharusnya hari bahagia itu dinikmati dalam dekapan kehangatan Amy Williams.

BBC.