Jika Anda tidak puas dengan pelayanan kami, silahkan kirimkan uneg-uneg dan dana yang telah dibayarkan akan kami kembalikan segera. Dana yang dikembalikan bukan 100 persen bahkan lebih dari itu, yaitu sebesar 110 persen. Pengembalian dana pengguna angkutan pelayaran yang merasa tidak puas dengan pelayanan operator kami, bahkan akan ditambah dengan bonus berupa transportasi gratis sampai rumah mereka dan bonus 100 dollar AS untuk perjalanan berikutnya.

Iming-iming pengembalian dana sebesar 110 persen oleh Carnifal Cruise Lines sebuah perusahaan pelayaran di Florida kepada pelanggannya terpaksa ditempuh manajemen karena serangkaian publikasi buruk oleh media. Pelanggan mengirimkan surat pembaca ke media setempat atas pelayanan yang tidak prima selama menggunakan angkutan kapal pesiar lain. Presiden dan CEO Carnival Cruise Lines Gerry Cahill tidak ingin hal itu terjadi pada perusahaannya dan mengatakan, penumpang program Fun Ship akan mendapat garansi sebagaimana disebutkan di atas.

Jika dalam waktu 24 jam pertama pelayaran, pelanggan merasa tidak nyaman dalam pelayaran, bonus 100 dollar AS akan diberikan tanpa ditunda-tunda. Kepada Miami Herald ( 15/9 ) Cahill mengatakan, garansi itu untuk menarik pelanggan baru untuk mengubah citra perusahaan yang telah merosot agar calon pelanggan baru tidak batal menggunakan Carnival Cruise Lines. ” Di antara orang yang belum pernah mencoba perjalanan kami, banyak persepsi buruk tentang Carnival, ” ujarnya.

Agar calon pengguna kapal pesiar tidak membatalkan perjalanan, Manajemen Carnival Cruise Lines terpaksa memberikan bonus 100 dollar AS jika penumpang tidak puas atas pelayaran.

Agar calon pengguna kapal pesiar tidak membatalkan perjalanan, Manajemen Carnival Cruise Lines terpaksa memberikan bonus 100 dollar AS jika penumpang tidak puas atas pelayaran dalam waktu 24 jam.

Berita buruk yang ditiupkan kepada maskapai pelayaran itu antara lain, kebakaran yang melanda kapal Carnival Triumph, Februari lalu yang membuat listrik mati dan kapal tidak bergerak. Sebanyak 2.758 penumpang terdampar di kapal sampai ditarik kapal lain menuju pelabuhan Mobile, Alabama. Lalu Maret, giliran kapal Carnival Dream yang mengalami kerusakan pada generator darurat saat bersandar di pelabuhan Philipsburg, St Maarten.

Karena kapal tidak mampu lagi melanjutkan pelayaran, perusahaan terpaksa menerbangkan penumpang kembali ke Florida. Pada bulan yang sama, masalah mekanik memaksa kapal Carnival Legend membatalkan sejumlah perhentian terjadwal dan kembali ke pelabuhan Tampa, Florida. Kondisi kapal yang semakin membuat tidak nyaman penumpang dan yang ada hanya gerutuan, jelas membuat penumpang tidak puas atas pelayanan ini.

UPI / WAS.