Meledaknya jumlah pekerja budak di selatan Amerika dan di berbagai pelosok Amerika, melalui penculikan, pengangkutan, dan penjualan, diakibatkan oleh sebuah sistem yang dikenal dengan nama segitiga perdagangan budak. Nama itu diambil dari tiga tahapan yang membentuk perdagangan budak.

Para pedagang budak dari Eropa mengirimkan kapal-kapal ke pantai barat Afrika untuk mengangkut warga Afrika yang diculik. Mereka kemudian diangkut dengan kapal itu melintasi jalur tengah menuju Hindia Barat dan Amerika.

Di Amerika Serikat, para budak itu dijual di pasar-pasar. Mayoritas budak umumnya memasuki Amerika melalui Pulau Budak Ellis, Charleston, SC. Mereka kemudian dipekerjakan di ladang-ladang kapas di sepanjang selatan Amerika. Charleston menjadi pelabuhan utama bagi kapal pengangkut budak yang memasuki Amerika Serikat.

Rombongan imigran kulit hitam memasuki Pulau Ellis.

Rombongan imigran kulit hitam memasuki Pulau Ellis.

Rombongan imigran turun di Karibia setelah menempuh perjalanan cukup panjang dari Afrika.

Rombongan imigran turun di Karibia setelah menempuh perjalanan cukup panjang dari Afrika.

Meski demikian, dari 12 juta warga Afrika yang diculik dan dibawa ke Dunia Baru, para budak itu kebanyakan diturunkan di Karibia dan Amerika Selatan. Hanya sekitar 500.000 orang yang dipekerjakan di Amerika Serikat. Uang hasil penjualan budak tersebut dinikmati bersama oleh para pedagang Eropa dan Amerika.

Sumber : Geo Weeks.