Meminta pasien mengidentifikasi foto orang terkenal seperti Elvis Presley dan Putri Diana, membantu dokter mengenali gejala awal demensia. Peneliti dari Universitas Northwestern, Chichago Amerika Serikat menemukan, orang yang mengalami serangan awal primary progressive aphasia ( PPA ), bentuk demensia langka kesulitan mengidentifikasi foto 20 orang terkenal.

Foto terkenal termasuk John F Kennedy, Alberth Einstein, dan Martin Luther King juga sulit diidentifikasi penderita serangan awal PPA.  Terhadap peserta yang berhasil mengidentifikasi wajah foto  berikut namanya diberi nilai. Jika tidak berhasil, maka mereka diminta mengidentifikasi orang terkenal dengan deskripsi.

Albert Einstein (14 Maret 1879–18 April 1955) adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi. Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotoelektrik dan "pengabdiannya bagi Fisika Teoretis".

Albert Einstein (14 Maret 1879–18 April 1955) adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi. Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotoelektrik dan “pengabdiannya bagi Fisika Teoretis”.

Dibandingkan dengan 27 orang yang tidak mengalami demensia, 30 orang dengan PPA mendapat nilai buruk saat tes wajah orang tekenal. Pemimpin penelitian Tamar Gefen mengatakan, tes ini berguna bagi dokter  untuk mengenali gejala demensia. Hasil penelitian dimuat dalam Jurnal Neurology, Selasa ( 13/8 ).

BBC/ELN.