Udara panas yang terjadi pada musim panas ikut menciptakan instabilitas di atmosfer, yang merupakan satu dari tiga faktor penyebab formasi hujan badai, Jika dua faktor lainnya hadir, yaitu kelembaban dan lift ( pergerakan udara ), hujan badai kemungkinan besar akan terjadi. Hujan badai bisa muncul di mana pun di bumi, bahkan di wilayah dekat kutub sekalipun.

Di hutan hujan tropis, hujan badai bisa muncul setiap hari. Namun, hujan badai yang sangat hebat paling banyak muncul di Amerika Serikat. Sekitar 10 persen dari 100.000 hujan badai yang muncul di Amerika Serikat diklarifikasi sebagai sangat lebat.

Negara-negara bagian seperti Florida memiliki jumlah hujan badai tertinggi setiap tahun dan juga tertinggi kemunculan halilintarnya. Udara di sekitar halilintar akan memanas hingga 27.760 derajat celsius, lebih panas dari permukaan matahari. Pemanasan dan pendinginan yang cepat di udara membuahkan gelombang berupa petir.

Menerut situs Geo Weeks, hujan badai terjadi dalam tiga tahapan. Tahap cumulus ( 10 – 15 menit ), terdiri dari gerakan udara vertikal ke atas ( updraft ) dan awan tebal. Tahap mature ( 15 – 30 menit ) ditandai dengan gerakan udara baik ke atas maupun ke bawah yang kuat. Selain itu terjadi pengendapan yang kuat, petir dan mungkin hujan es.

Ahli cuaca memprediksi akan terjadi banjir yang diperkirakan hingga ketinggian air selutut orang dewasa di wilayah Wales hari ini. Bahkan, cuaca buruk akibat hujan lebat disertai badai akan melanda negara itu selama sebulan penuh.

Kilatan petitr yang menyambar sebelum terjadi hujan badai.

Lapangan terbuka menjadi tempat yang selama ini diketahui rawan petir.

Lapangan terbuka menjadi tempat yang selama ini diketahui rawan petir. Dalam kondisi darurat sebaiknya tidak melanjutkan perjalanan di saat cuaca buruk ditambah angin bertiup kencang.

Ini adalah situasi di mana badai akan sangat kencang. Tahap pelemahan ( sekitar 30 menit ) muncul ketika gerakan udara ke atas mulai mengendur dan badai pun melemah. Lalu apa itu Microburst dan Tornado ?

Microburst adalah gerakan udara ke bawah yang kuat di dalam badai yang menghasilkan angin searah di dekat daratan. Sebagian besar tornado ditemukan di dalam sebuah hujan badai, berupa putaran angin dengan kecepatan 400 km/jam.

Sumber : Geo Weeks.