Urine yang dihasilkan manusia dan hewan ternak di seluruh dunia mencapai 38 miliar liter per hari. Itu merupakan sumber energi listrik yang melimpah. Peneliti di Bristol Robotics Laboratory ( BRL ), perusahaan patungan milik Universitas West of England dan Universitas Bristol, Inggris, menciptakan sel bahan bakar yang menggunakan bakteri untuk memecah urine hingga menghasilkan energi listrik.

Namun, sel bahan bakar yang dimiliki saat ini hanya mampu menghasilkan listrik yang cukup melakukan satu kali panggilan melalui telepon seluler. Meski demikian, para peneliti percaya mereka bisa menghasilkan sel bahan bakar yang lebih besar. ” Keistimewaan bahan bakar urine adalah ia tidak bergantung pada kondisi alam seperti kecepatan angin atau pancaran sinar matahari . Kita benar-benar mendaur ulang sampah menjadi sumber energi, ” kata ahli rekayasa di BRL, Ioannis Ieropoulos, kepada The Telegraph, Selasa ( 16/7 ).

Sumber : The Telegraph/Live Science/MZW.