Anda tentu pernah nonton film serial Warkop atau film komedi Indonesia, dibuat tertawa terbahak-bahak sehingga tanpa sadar harus memegang perut karena lucunya bahan lawakan dalam film itu. Lalu di film Barat ada Mr Bean atau Friend yang juga sangat lucu membuat penontonnya tertawa ngakak berkepanjangan. Anda boleh tertawa ngakak sampai terkencing-kencing, pasalnya tertawa itu sehat dan tidak dilarang oleh pihak berwajib di negeri ini.

Kenapa tertawa itu dibilang sehat atau tertawa sendirian itu gejala tidak sehat? Pasalnya tertawa itu sehat tidak mengada-ada berdasarkan riset yang telah dilakukan para ahli kesehatan jiwa. Disebutkan, tertawa memiliki efek positif yang nyata bagi kesehatan dan bisa jadi obat ampuh untuk meredakan stres.

Sebuah studi meneliti 20 orang sehat dengan rata-rata usia 20 hingga 35 tahun disuruh menonton film komedi dan film serius. Selama mereka menonton film komedi ternyata fungsi pembuluh darah menjadi sehat.Tertawa menjadikan endotelium ( jaringan yang membentuk dinding bagian dalam pembuluh darah ) meluas.

Karena meluas maka aliran darah jadi lancar sehingga tekanan darah jadi turun lagi. Sebaliknya dengan kondisi orang yang menonton film serius, tegang dan serba deg-degan karena adegan miris dan takut, maka pembuluh darah menjadi menyempit. Ini menunjukkan ada hubungan antara stres mental dan penyempitan pembuluh darah.

 Tertawa sehat bukan saja saat menonton film humor. Dalam keseharia pasangan remaja ini mentertawakan salah

Tertawa sehat bukan saja saat menonton film humor. Dalam keseharian pasangan remaja ini mentertawakan bentuk wadah es krem itu. Si cewek malu-malu memegang wadah es krem dan saking malunya, es krem meleleh lalu muncrat kena hidung  sang pria.

Lalu ada studi lain menemukan, nonton film humor bisa membantu pengobatan pada produksi IgE yaitu jenis antibodi yang memicu reaksi alergi lokal dan alergi di saluran reproduktif. Sementara peneliti di University of Maryland percaya, tertawa membuat tubuh melepaskan endorfin. Akibatnya rasa percaya diri timbul dan bisa menghilangkan efek dari hormon penyebab stres.

Stres hilang maka perluasan pembuluh darah meningkat, sistem imun tubuh bertambah dan mengurangi radang di tubuh. Peneliti Jepang menemukan peran tertawa dalam membantu penderita diabetes melitus tipe 2. Ada penurunan kadar gula secara signifikan, ketika diabetesi nonton film komedi dibandingkan mendengarkan ceramah yang membosankan.

Manfaat lain dari tertawa adalah, relaksasi dan menurunkan tensi otot, membersihkan paru dengan mengeluarkan mukus ( selaput lendir ) penyumbat paru dan efek aerobik yang meningkatkan kemampuan tubuh menggunakan oksigen. Karena tertawa itu sehat silahkan di malam Minggu ini anda tertawa sepuasnya. Mumpung tertawa statusnya tidak dinaikkan menjadi dilarang tertawa. Salam…..

Sumber : Info Sehat ( nid ).