Pengurangan 30 persen asupan kalori-kalori dapat menghambat penuaan sel, termasuk sel otak. Mekanisme pembatasan kalori diteliti dengan membuat obat yang berfungsi memperlambat penuaan sel. Penelitian dilakukan para ahli dari Institut Teknologi Massachusetts, Amerika Serikat dan dipublikasikan di jurnal Neuroscience, Rabu ( 22/5 ).

Dari uji yang dilakukan, pengurangan yang dilakukan 30 persen asupan kalori pada tikus bisa meningkatkan kadar enzim di otak dan menunda hilangnya sel saraf yang terjadi seiring menurunnya fungsi otak dan bertambahnya usia. Mekanisme itu ditiru menggunakan obat pengeblok enzim dari molekul sintetik. Ternyata tikus yang diberi menunjukkan perbaikan fungsi sel otak dan meningkatkan kemampuan kognitifnya, sama seperti tikus yang asupan makanannya dikurangi.

” Hasil penelitian ini menarik karena ditemukan obat yang berfungsi sama dengan pembatasan asupan kalori untuk mencegah proses degenerasi neuron, ” kata David Sinelair, guru besar di Fakultas Kedokteran Harvard, AS. Ia tidak terlibat dalam penelitian kali ini sebagaimana dikatakan kepada My Health News Daily, Selasa ( 21/5 ).

Sumber : My Health News Daily/MZW.