Dua hari lalu saya sehat dengan reiki menerima e-mail dari sahabat  pria yang isinya mengeluhkan ia  masih muda, tapi sudah semakin akrab dengan penyakit.  Banyak keluhan seputar ketidaknyamanan tubuh dia lontarkan pada saya dan bagaimana solusi mengatasi rasa tidak nyaman tersebut. Saya hibur sahabat itu dengan sedikit solusi untuk meredakan penyakitnya itu dengan mau memulai gaya hidup sehat.

Salah satu keluhan sahabat tadi adalah dirinya sering dihinggapi rasa pusing di belakang kepala disertai rasa pegal. Kondisi tubuh semakin tidak nyaman manakala pegal itu menjalar ke bagian tengkuk dan pundak. Selanjutnya rasa seperti tertusuk duri, kesemutan pada kaki dan tangan, lalu munculnya  rasa nyeri di dada bagian kiri,

Begitu mendengar keluhan tadi saya sarankan sahabat tadi pergi ke dokter segera dan periksakan kadar kolesterolnya . Jangan ditunda, sebab penyakit bisa datang kapan saja bagaikan kuda balap berlari kencang. Menyembuhkan penyakit juga ibarat penyu merambat pelan menuju air laut, perlu kesabaran dan ketelatenan.

Gejala umum mulai terjadinya kadar kolesterol tinggi. Misal, pegal pada tengkuk dan pundak.

Gejala umum mulai terjadinya kadar kolesterol tinggi. Misal, pusing di kepala.

Hasil  tes laboratoriom, sahabat tadi didiagnose menderita kadar kolesterol tinggi untuk ukuran usia biologisnya. Lalu meningkatnya kadar trigliserida, yaitu jenis lemak yang terdapat dalam darah dan organ dalam tubuhnya. Karena penyakit kolesterol tinggi perlu penanganan segera, maka tindakan medis adalah menurunkan kadar kolesterol ke ukuran normal.

Selain itu dokter menyarankan agar melakukan gaya hidup sehat mencakup jenis makanan buah dan sayur  yang mengandung serat tinggi. Tujuan mengonsumsi buah dan sayur adalah mencegah masuknya gula dan garam yang berlebihan. Sangat disarankan juga agar sahabat tadi mengurangi jenis makanan daging sapi atau kambing dan menggantinya dengan daging ikan dan ayam.

Gejala umum mulai terjadinya kadar kolesterol tinggi. Misal, pegal pada tengkuk dan pundak.

Gejala umum mulai terjadinya kadar kolesterol tinggi. Selain pusing kepala, tengkuk dan pundak terasa pegal.

Tentu saja gaya hidup makan enak yang selama ini dia nikmati harus pelan-pelan dirubah, kalau dia masih mau terus sehat di  usia produktif kerja saat ini.  Masalahnya, penyakit dengan kadar kolesterol tinggi akan dirasakan penderitanya ketika sudah terjadi penyempitan pembuluh darah. Apalagi jika sudah merasakan dada sebelah kiri sering nyeri tanpa sebab, pertanda ada yang tidak beres pada organ jantungnya, yaitu penyempitan pembuluh darah pada organ jantung.

Jurnal kedokteran mengatakan, kolesterol merupakan senyawa lemak kompleks atau lipid yang bentuknya seperti lilin berwarna putih kekuningan. Senyawa yang 80 persen diproduksi organ hati ini, memiliki fungsi dalam tubuh. Misalnya membantu pembentukan membran sel, asam empedu, vitamin D dan membentuk hormon-hormon pada wanita ( estrogen ) dan pria ( testosteron ).

Dalam pergaulan keseharian kita mengenal teman baik dan jahat. Demikian pula halnya dengan yang namanya kolesterol yang berhubungan dengan penyakit, juga mengenal baik dan jahat. Apa beda kolesterol baik dan jahat itu?

Selain pusing, nyeri pada leher dan pundak, pria tiba-tiba merasakan nyeri dada sebelah kiri. Dia perokok aktif.

Selain pusing, nyeri pada leher dan pundak, pria  ini tiba-tiba merasakan nyeri dada sebelah kiri seperti tertusuk jarum. Dia ini perokok aktif dan jarang berolahraga.

Disebut kolesterol baik karena tugasnya mengangkut kolesterol berlebih dari sel-sel dan jaringan, kemudian membawanya kembali ke hati untuk didegradasi. Sementara itu si kolesterol jahat mengangkut kolesterol paling banyak di dalam darah. Jika kadar kolesterol jahat ini tinggi, maka akan ada pengendapan kolesterol dalam arteri pembuluh darah.

Makin tinggi kadar kolesterol jahat, maka bisa menyebabkan penyakit stroke dan jantung koroner. Penderita kadar kolesterol tinggi dialami pria dengan usia produktif ( 30-40 tahun ).  Sebagai senjata pamungkas menurunkan kadar kolesterol tinggi, diperlukan modifikasi pola hidup menyangkut pola makan sehat, aktif berolahraga dan mengatur pola pikir positif.

Dengan aktif berolahraga minimal 5 kali seminggu dengan durasi 30 hingga 45 menit, diharapkan lemak jahat yang diproduksi tubuh akan dikeluarkan dalam bentuk keringat. Selain itu pula, lemak jahat tidak berlama-lama tersimpan di bagian hati atau otot-otot pembuluh organ jantung. Mengingat gejala kena kolesterol tinggi diam-diam bisa menyerang siapa saja, mari mulai sekarang kita waspada untuk mencegahnya. Salam sehat.