Berbicara tentang hewan yang hidup di lautan memang unik untuk dibahas. Apalagi jika hewan itu pada awalnya hidup di sungai berair tawar, lalu dalam pertumbuhannya beralih ke habitat barunya di lautan bebas. Dialah ikan salmon  sockeye merupakan salah satu makhluk hidup yang mempunyai daya jelajah mengagumkan.

Salmon Sockeye awal mulanya dilahirkan di sungai aliran air tawar. Di tempat inilah, salmon sockeye melewatkan masa lima tahun kehidupan awalnya. Setelah cukup waktu di habitat ini, salmon lalu pindah ke habitat barunya dengan berenang ke arah lautan bebas.

Begitu salmon sockeye keluar dari kubangan air tawar, lalu bermigrasi ke Pasifik Utara. Di habitat ini salmon tinggal selama dua tahun untuk mencari makan. Dalam perkembangan di tempat barunya ini, salmon mengalami desakan biologis dengan lawan jenisnya dan setelah itu memutuskan pulang ke rumah lamanya.

Sesampai di rumah lama, salmon sockeye bertelur di perairan air tawar yang sama dengan ketika mereka dilahirkan. Mekanisme yang dilakukan ikan-ikan ini sekalipun sedang hamil, tetap dapat melakukan perjalanan luar biasa. Tentu saja perilaku ini sempat membingungkan para peneliti.

Ikan Salmon, satu dari sekian banyak jenis ikan yang banyak mengandung nilai gizi yang sangat bermanfaat bagi manusia. Jenis ikan ini dapat hidup di perairan tawar dan laut, dan merupakan salah satu komoditi hasil perikanan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat.

Ikan Salmon, satu dari sekian banyak jenis ikan yang banyak mengandung nilai gizi yang sangat bermanfaat bagi manusia. Jenis ikan ini dapat hidup di perairan tawar dan laut. Merupakan salah satu komoditi hasil perikanan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat.

Ikan salmon yang hidup berkoloni dalam jumlah yang sangat banyak di perairan laut dalam, akan berkumpul dengan koloni ikan salmon lainnya untuk bermigrasi kembali ke perairan lamanya, yaitu air tawar di aliran sungai tempat awal di dilahirkan.

Ikan salmon yang hidup berkoloni dalam jumlah yang sangat banyak di perairan laut dalam, akan berkumpul dengan koloni ikan salmon lainnya untuk bermigrasi kembali ke perairan lamanya, yaitu air tawar di aliran sungai tempat awal di dilahirkan.

Penelitian pun dilakukan yang menghasilkan kajian terbaru,  yang antara lain didanai National Science Foundation, mengungkapkan bagaimana salmon sockeye melakukan navigasi. Salmon Sockeye ternyata mempunyai semacam sensor peta tentang koordinat sungai tempat kelahiran mereka di medan magnetik bumi. Saat salmon berenang di lautan bebas dalam jarak yang jauh, ia mampu mengecek lokasi kelahiran tersebut.

Dengan panduan sensor peta, salmon sockeye mampu mengecek lokasi tersebut dan datang kembali ke tempat asalnya persis sama tempat dimana ia dilahirkan. Di tempat inilah salmon sockeye bertelur dan kemudian mati. Kejadian ini merupakan awal siklus baru bagi generasi penerusnya.

Menurut situs Geo Week, hasil kajian tersebut tidak saja membantu menjelaskan bagaimana salmon sockeye melakukan perjalanan sejauh belasan ribu kilometer. Kajian lain adalah menunjukkan bukti-bukti terdokumentasi bahwa binatang mampu merasa dan menggunakan medan magnet dengan sangat akurat. Bagaimana pun ikan salmon saat menjelajah di kedalaman laut dalam arus Samudra Pasifik, jika kebutuhan biologisnya sudah terpenuhi, akan segera pulang kampung berbekal petunjuk sensor peta hingga tiba di rumah lamanya. ( Geo Week ).

Iklan