Konsumen yang bermasalah dengan produsen karena merasa diterlantarakan, akan mendapatkan kompensasi. Hal itu terjadi di Amerika Serikat dimana suara konsumen sangat dihargai di negara ini. Salah satu konsumen penyandang cacat yang sedang mengunjungi taman rekreasi Disneyland mendapatkan kompensasi sebesar  8.000 dollar AS atau sekitar Rp 77 juta.

Pengacara yang menangani masalah ini mengatakan,  pengunjung penyandang cacat itu terkatung-katung selama setengah jam karena salah satu wahana rekreasi Dunia Kecil yang ditumpanginya mogok. Selama wahana mogok, lagu tema diperdengarkan terus menerus sehingga mengganggu kenyamanannya. Akibatnya, Jose Martines nama pengunjung itu mengalami gejala tidak stabil secara medis selama empat jam.

Wahana yang ditumpangi Jose Martines sebenarnya sudah pernah rusak sejak tahun 2009. Namun juru bicara Disneyland, Suzi Brown mengatakan, pihak taman rekreasi  di Anaheim California bersikeras telah menyediakan pertolongan pertama yang cukup memadai selama wahana itu bermasalah. Brown sendiri merasa kecewa karena pengadilan tidak sepenuhnya sepakat dengan hal ini.

Joze Martinez di rumahnya yang asri setelah dia menerima dana kompensasi karena musibah dunia kecil yang menimpanya.

Joze Martinez di rumahnya yang asri setelah dia menerima dana kompensasi karena musibah dunia kecil yang menimpanya.

Wahana Dunia Kecil yang membuat Joze Martines terkatung-katung.

Wahana Dunia Kecil tempat Joze Martines terkatung-katung karena kereta yang dia naiki mogok di tengah jalan.

Pengacara Geffen mengatakan, Martinez yang menggunakan kursi roda itu mengalami kepanikan dan tekanan darahnya naik. Sedangkan separuh kompensasi itu diberikan kepada Martinez untuk mengganti rasa sakit dan penderitaan.

Separuh kompensasi sisanya untuk pelanggaran undang-undang perlindungan terhadap orang berkebutuhan khusus, dimana Suzi Brown selaku juru bicara mengatakan, pelanggaran tersebut sudah ditangani. Lalu mau menuntut apa lagi ? ( AP/JOE )