Para peneliti terinspirasi menciptakan lem seperti dihasilkan kerang yang menempel kuat pada zat organik ataupun anorganik serta tahan gelombang dan angin. ” Kerang merupakan pelekat unggul pada lingkungan basah. Perekat buatan manusia tak bisa sesempurna itu, ” jelas Philips Messersmith, ilmuwan pada Nortwestern University, sepeti dikutip Live Science, 20 Februari 2013.

Kunci senyawa perekat alami kerang ada paga gugus molekul proteinnya yang berisi konsentrasi tinggi asam amino dihydroxyphenylalanine ( DOPA ). Versi sintesis ini lebih mudah diciptakan dan murah diproduksi dibandingkan dengan protein aslinya. ” ” Lem kerang ” itu bisa menambal lubang jaringan atau melekatkan peralatan medis pada jaringan basah saat pembedahan.

Phillip Messersmith, dengan riset lem kerangnya.

Phillip Messersmith, dengan riset lem kerangnya.

Perekat itu juga bisa menambal kantung ketuban yang pecah sebelum waktu melahirkan. Jika ketuban pecah sebelum waktunya bisa membahayakan ibu dan bayi dalam kandungannya. ( Live Science/ICH ).